Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ramal Kematian Presiden Mugabe, Pastor Zimbabwe Ditangkap

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Januari 2017 22:10 10:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Januari 2017 21:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pastor di Zimbabwe yang meramalkan kematian Presiden Robert Mugabe telah ditangkap, kata pengacaranya.

Patrick Mugadza mengumumkan pekan lalu bahwa kepala negara berusia 92 tahun itu akan meninggal pada 17 Oktober tahun ini.

Pengacaranya, Gift Mtisi, kepada BBC Selasa (17/1/2017) mengatakan bahwa dia meneruskan sebuah “pesan dari Tuhan. Polisi yang harus membuktikan bahwa Tuhan tidak mengatakan hal itu.”

Mugabe sendiri menjadikan rumor kematiannya sebagai guyonan. Dia mengatakan bahwa dirinya dihidupkan kembali berulang kali, lebih banyak dari Yesus.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mtisi mengatakan kliennya sebelum ini pernah didakwa melecehkan presiden, mengganggu ketertiban umum, serta pernah juga dituduh “menghina orang dari ras atau agama tertentu.”

Pengacara itu mengatakan Mugadza tertawa mendengar dakwaan-dakwaan tersebut dan menyatakan dirinya tidak bersalah.

“Saya masih bersusah payah untuk menemukan bagian pidana dari kasus itu,” kata Mtisi kepada BBC.

Dia menambahkan pastor tersebut tidak menyesal membuat ramalan kematian Mugabe itu.

“Dia mengakui faktanya. Dia mengatakan tidak berbohong – itu memang pesan dari Tuhan. Polisi yang harus membuktikan Tuhan tidak mengatakan hal itu.”

Mugadza, seorang pastor dari Remnant Church, pekan lalu menggelar konferensi pers di mana dia mengumumkan pesan dari langit yang diterimanya, yaitu perihal waktu kematian Presiden Robert Mugabe.

Pastor itu ditangkap di pengadilan rendah di Harare di mana dia sedang menghadapi sidang kasus berbeda, yaitu mengenakan bendera nasional (sebagai pakaian).

Kasus bendera itu menjadi perkara hukum tahun lalu, setelah seorang pastor lainnya, Evan Mawarire, melancarkan kampanye agar rakyat membela bendera nasionalnya.

Ini bukan pertama kali pastor Mugadza digiring ke meja hijau.

Pada 2005, dia ditangkap dan ditahan selama hampir sebulan, karena mengusung plakat bertuliskan seruan agar Mugabe turun dari jabatan sebab rakyat menderita di bawah kekuasaannya.

Dan saat Hari Kemerdekaan Zimbabwe tahun lalu, dia memberikan pidato keagamaannya sementara tubuhnya diikat di sebuah tiang lampu di pusat perbelanjaan utama di ibukota Harare, dengan mengatakan bahwa aksinya adalah simbol kurangnya kebebasan di negara itu.

Bulan September 2016, Presiden Mugabe dirumorkan meninggal dunia, setelah dia dikabarkan mempersingkat kehadirannya di KTT Uni Afrika untuk terbang ke Dubai guna menjalani pemeriksaan kesehatan.

Mugabe kemudian melucu tentang rumor itu, dengan mengatakan dia memang wafat tapi kemudian dihidupkan kembali.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yayasan Pemberi Penghargaan “Orang Sholeh” pada Ahok ternyata Fiktif
Tulisan selanjutnya Muhammadiyah: Pidato Megawati Ahistoris dan Berbahaya bagi NKRI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?