Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ulama, Ilmuwan, dan Cendekiawan Gelar Kongres Waktu Shalat Internasional

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 28 September 2021 10:07 10:07 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 28 September 2021 08:00
Bagikan
Kongres Waktu Shalat Internasional
Bagikan

Kongres Waktu Shalat Internasional diharapkan mencapai kesimpulan yang akan meminimalkan perbedaan dan ketidaksepakatan dalam waktu shalat

Daftar isi
  • Perbedaan Pendapat adalah Berkah
        • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Hidayatullah.com — Para ulama, pakar hukum dan cendekiawan Islam pada Ahad lalu menghadiri Kongres Waktu Shalat Internasional di Istanbul untuk mengakhiri perbedaan yang sudah lama terjadi di dunia Islam: perbedaan atas kalender Islam.

Diselenggarakan bersama oleh Kementerian Agama Turki (Diyanet) dan Dewan Fatwa dan Penelitian Eropa, pertemuan itu melanjutkan upaya serupa pada 2016, yang juga di Turki, untuk memastikan kalender untuk hari libur Islam dan waktu shalat.

Pertemuan pada 2016 berhasil menghasilkan kesepakatan penyatuan kalender Islam, meski pelaksanaannya tidak diterapkan di beberapa negara.

Berbicara pada pembukaan pertemuan Ahad lalu, ketua Diyanet profesor Ali Erbaş mengatakan Kongres Waktu Shalat Internasional diharapkan mencapai kesimpulan yang akan meminimalkan perbedaan dan ketidaksepakatan dalam waktu shalat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia mengatakan pihaknya sudah bekerja untuk penyatuan kalender Islam dan persamaan waktu shalat sejak 2016, lansir Daily Sabah (26/09/2021).

“Masalah waktu shalat dan puasa bukanlah hal baru, tetapi sangat krusial. Sungguh mengkhawatirkan melihat perbedaan yang signifikan dalam praktik waktu shalat, yang merupakan ekspresi agama paling jelas dan ibadah paling mendasar. Di sini, para cendekiawan dari negara-negara Eropa dan Islam akan membahasnya dan mencapai kesimpulan,” katanya.

Perbedaan Pendapat adalah Berkah

Ali Al-Qaradaghi, ulama yang juga sekretaris jenderal Persatuan Ulama Muslim Internasional juga ikut hadir. Al-Qaradaghi mengatakan bahwa kongres itu adalah hasil dari empat tahun kerja dan komite ilmiah akan mengarahkan masalah tersebut.

“Kita berbicara mengenai suatu hal yang menunjukkan betapa luasnya ruang lingkup Islam. Orang-orang melihat Muslim berbeda pendapat dalam segala hal. Namun kami sadar bahwa setiap perbedaan pendapat adalah berkah. Misalnya, selama kunjungan saya ke sebuah kota kecil di Swiss, saya menemukan sebuah keluarga Muslim dengan 16 kalender Islam yang berbeda. Setiap anggota keluarga mengikuti kalender yang berbeda,” katanya.

Al-Qaradaghi mengatakan kongres itu menyelesaikan masalah baik melalui segi astronomi dan dari segi fiqh.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Diyanetkalender IslamKTT ulama duniaPersatuan Ulama Muslim Internasionalpertemuan ulama duniawaktu shalat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tidak Pecah, Presiden Macron Dilempar Telur di Lyon
Tulisan selanjutnya Mengintip Dakwah di Pulau Aru: Meredam Konflik Ala “Trio Macan”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?