Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Vladimir Putin: Pemandangan Mengerikan di Barat Saat Anak Dibiarkan Memilih jadi LGBT

Ahmad
Terakhir diupdate: 25 Oktober 2021 06:16 6:16 am
Ahmad
Dipublikasikan 25 Oktober 2021 07:00
Bagikan
menghina nabi
Vladimir Putin
Bagikan

Hidayatullahcom— Di abad ke-21 ini di mana orang-orang berkumpul untuk merayakan kebebasan memilih gender, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan mengajarkan fluiditas gender kepada anak-anak adalah ‘ganjil’ dan ‘mengerikan’. Dalam pidatonya di Valdai International Discussion Club di Sochi, Rusia, Putin mengatakan dia percaya ‘kejahatan terhadap kemanusiaan’ ketika anak-anak diizinkan untuk percaya bahwa mereka bisa memilih jenis kelamin mereka sendiri.

“Mengerikan ketika anak-anak di Barat diajari gagasan bahwa anak laki-laki bisa menjadi perempuan,” kata Putin.

Putin menyalahkan orang-orang (khususnya Barat) yang telah mendorong anak-anak kecil untuk percaya bahwa anak laki-laki bisa menjadi perempuan, atau sebaliknya. “Mereka didorong untuk percaya bahwa mereka memiliki pilihan, dipaksakan sementara orang tua dikesampingkan. Dan seorang anak dipaksa untuk membuat keputusan yang dapat menghancurkan hidup mereka,” ujarnya dikutip WION, Jumat (22/10/2021) lalu.

Putin menggambarkan ini seperti ini telah menjadi pemandangan mengerikan di benua Eropa. Menurutnya, adalah kejahatan terhadap kemanusiaan yang tersembunyi di balik nama dan warna bendera pelangi yang menjadi simbol gerakan LGBT di seluruh dunia.

Upaya tersebut dipandang ingin memperluas pengaruh LGBT kepada anak laki-laki dan perempuan yang mulai belajar menjadi transgender.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ini adalah ide yang sangat buruk ketika anak-anak di Barat diajari agar anak laki-laki bisa menjadi perempuan atau sebaliknya,” lapor Daily Mail.

Ia mengatakan hal ini saat menyampaikan pidato di acara Valdai International Discussion Club di Sochi. Putin sering menghadapi kritik dari komunitas LGBT di Rusia ketika pernikahan sesama jenis dan ‘propaganda homo seksual’ dilarang keras di negara tersebut.

Putin mengklaim bahwa dia tidak berprasangka buruk terhadap komunitas LGBTQ tetapi juga percaya bahwa keputusan penting terkait identitas gender hanya dapat diambil oleh orang dewasa dan, oleh karena itu, anak-anak tidak boleh diajarkan konsep-konsep ini.  Namun, orang-orang mengecam Putin atas komentarnya, terutama mengingat pada tahun 2020 perkawinan sesama jenis dilarang dan orang-orang transgender diberitahu bahwa mereka tidak dapat mengadopsi anak.

Putin mengatakan bahwa tidak ada individu, termasuk psikolog, yang akan mengizinkan anak-anak membuat keputusan seperti itu. LGBT adalah akronim yang mengacu pada kelompok kelainan seperti lesbian, gay, biseksual dan transgender.

Dia mengatakan beberapa orang di Barat percaya “penghapusan agresif seluruh halaman sejarah mereka sendiri, membalikkan diskriminasi terhadap mayoritas demi kepentingan minoritas … merupakan gerakan menuju pembaruan publik.”

Putin menambahkan: “Itu hak mereka, tetapi kami meminta mereka untuk menjauhi rumah kami. Kami memiliki sudut pandang yang berbeda,” katanya dikutip The Independent.

Putin yang suka memproyeksikan citra orang kuat itu berulang kali mengkritik nilai-nilai Barat dan sebelumnya mengklaim bahwa liberalisme telah “usang”.

Rusia adalah negara yang sangat keras melawan kelainan seperti LGBT. Awal tahun ini Putin melarang pernikahan sesama jenis dan mengatakan pernikahan antara dua orang “tidak akan terjadi” selama dia berada di Kremlin.

Dia membela keputusan itu, mengatakan tidak ada yang akan dirugikan olehnya. Pada pertemuan pada hari Kamis, Putin juga mengatakan pendukung hak-hak transgender menuntut diakhirinya “hal-hal dasar seperti ibu, ayah, keluarga atau perbedaan gender.”

Putin berusaha menunjukkan bahwa dia “mendukung nilai-nilai yang tidak akan memecah belah masyarakat dan melemparkannya ke dalam kekacauan,” kata Matthew Sussex, seorang ahli Rusia di Australian National University, mengatakan kepada Washington Post.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:barathomosesksuallgbtperkawinan sejenisrusiaVladimir Putin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bendri Jaisyurrahman: Anak Sholeh Saja Tidak Cukup
Tulisan selanjutnya Cryptocurrency mui Yaqut Sebut Kemenag Hadiah untuk NU, Kiai Cholil Nafis: Ojok Ngasorake

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?