Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bekas Mendagri Italia Didakwa Penculikan karena Melarang Berlabuh Kapal Penyelamat Migran

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Oktober 2021 16:56 4:56 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Oktober 2021 16:56
Bagikan
Politisi Partai Liga, Italia, Matteo Salvini.
Bagikan

Hidayatullah.com—Politisi sayap kanan bekas menteri dalam negeri Italia Matteo Salvini hari Sabtu (23/10/2021) menjadi terdakwa penculikan, karena kebijakannya tahun 2019 yang melarang berlabuh di Sisilia sebuah kapal Spanyol penyelamat migran dan membiarkan mereka terkatung-katung selama beberapa hari di laut.

Gugatan ini merupakan perkara pertama yang masuk ke pengadilan dengan Salvini sebagai terdakwa atas tindakannya melarang para migran mendarat di wilayah Italia semasa dia menjabat menteri dalam negeri dari tahun 2018 sampai 2019.

Salvini hadir dalam persidangan perdana yang digelar di Palermo, Sisilia. Agenda sidang pertama itu termasuk pengajuan daftar nama saksi, yang di dalamnya ada nama Richard Gere, aktor Hollywood yang menyempatkan diri mengunjungi para migran di kapal Open Arms saat dia berlibur di Italia bersama keluarganya.

“Sungguh tidak dapat dibayangkan saya harus menjalani persidangan karena saya melakukan pekerjaan saya. Saya merasa prihatin karena, maksud saya, seberapa seriusnya persidangan kasus saya sampai-sampai Richard Gere akan datang dari Hollywood untuk memberikan kesaksian soal karir saya,” kata Salvini.

Salvini bersikeras mengatakan bahwa dia melakukan tugasnya sebagai menteri ketika memutuskan menolak masuk kapal penyelamat Open Arms beserta 147 orang yang diselamatkannya dari Laut Mediterania di lepas pantai Libya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Semasa menjabat menteri Salvini menerapkan kebijakan keras terkait kedatangan migran yang dianggapnya menimbulkan beban besar bagi negara Italia. Dia melarang kapal-kapal mana saja yang menyelamatkan migran untuk mendarat di wilayah Italia.

Namun, pihak jaksa menuding Salvini justru mangkir dari tugasnya dan menuduhnya telah melakukan penculikan karena menolak memberikan izin kapal Open Arms masuk pada Agustus 2019.

Selama tiga pekan terkatung-katung di kapal tanpa tahu kapan akan mendarat beberapa migran yang putus asa melemparkan diri mereka ke laut. Melihat kondisi semakin buruk, kapten kapal memohon agar diizinkan mendarat di pelabuhan mana saja yang terdekat dengan alasan kemanusiaan dan kesehatan penumpang kapalnya. Sebanyak 83 migran akhirnya diperbolehkan mendarat di Lampedusa.

“Kami mengharapkan keadilan atas penderitaan yang seharusnya tidak terjadi yang dialami semua orang selama 20 hari itu,’’ kata pimpinan LSM asal Spanyol Open Arms, Oscar Camps.

Pengadilan di Catania, Sisilia, awal tahun ini memutuskan untuk tidak mengadili Salvini dalam kasus serupa, di mana dia dituduh menahan 116 migran di atas kapal penjaga pantai Italia di laut selama lima hari, yang juga terjadi pada tahun 2019, lapor AFP.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ItaliaMatteo SalvinimigranOpen Arms
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mayoritas Publik Dukung Jokowi Lakukan Reshuffle
Tulisan selanjutnya kesan di balik pesan Selalu Ada Kesan di Balik Pesan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?