Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Maori: Jangan Pakai Haka untuk Demonstrasi Anti-vaksinasi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 November 2021 19:18 7:18 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 November 2021 19:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Suku Maori memperingatkan agar para demonstran anti-vaksin di New Zealand agar berhenti menarikan tarian haka dalam aksi-aksi protesnya “segera”.

tarian tradisional Ka Mate haka menjadi sangat populer sebab senantiasa dibawakan oleh tim rugby nasional All Blacks sebelum bertanding.

Ngati Toa sebagai wali hukum pengampu haka, mengeluarkan peringatan keras itu setelah tarian perang itu diperagakan dalam aksi-aksi protes kalangan penolak vaksinasi Covid-19 pekan lalu, lansir BBC Senin (15/11/2021).

Peringatan itu dikeluarkan sementara tingkat vaksinasi Covid-19 di kalangan suku asli New Zealand rendah.

Sampai saat ini hanya 61% dari suku Maori yang layak untuk divaksinasi sudah disuntik dosis lengkap dan 77% dudah menerima dosis pertama. Padahal pemerintah New Zealand menargetkan 90% warganya diimunisasi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ngati Toa mengecam penggunaan Ka Mate haka untuk mendorong dan mempromosikan pesan-pesan anti-vaksinasi Covid-19,” kata Helmut Modlik, pimpinan eksekutif Ngati Toa dalam sebuah pernyataan.

“Banyak tupuna (leluhur) kami yang kehilangan nyawanya dalam wabah-wabah sebelumnya … kami sangat paham bahwa vaksin Covid-19 merupakan perlindungan terbaik yang tersedia bagi kami, dan kami berkomitmen mendukung whānau (keluarga) kami agar segera mendapatkan vaksinasi.”

Pekan lalu, sekitar 2.000 demonstran berkumpul di luar gedung parlemen di Wellington dan berbagai daerah lain di New Zealand. Mereka membawa bendera Trump berukuran besar dan berbagai poster dan spanduk anti-vaksinasi. Sebagaimana diketahui Donald Trump, bekas presiden Amerika Serikat, dikenal sebagai tokoh anti-vaksinasi.

Dengan kebijakan pembatasan yanng sangat ketat, negara kecil di belahan selatan dunia itu sejak awal pandemi coronavirus hingga saat ini hanya mencatat 9.000 kasus infeksi dengan 34 kematian.

Namun, negara berpenduduk sekitar 4,87 juta jiwa itu belakangan mulai bergeser dari kebijakan zero Covid menjadi hidup bersama penyakit baru itu.

Belum lama ini Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan negara akan mewajibkan semua guru dan pekerja sektor kesehatan dan disabilitas divaksinasi lengkap agar terlindung dari Covid-19.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Cocid-19hakaMaoriNew ZealandVaksinasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua Umum PP Muhammadiyah Ingatkan Indonesia Tak Berhubungan dengan Israel dan Waspada China
Tulisan selanjutnya 300 Ribu Orang Meninggal Dunia Akibat Polusi Udara di Uni Eropa Tahun 2019

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?