Hidayatullah.com — Seorang jurnalis Amerika tewas dan seorang lainnya terluka oleh pasukan Rusia di kota Irpin, terletak di dekat ibukota Ukraina, media lokal melaporkan pada Ahad (13/03/2022).
Jurnalis video Amerika berusia 51 tahun, yang diidentifikasi sebagai Brent Renauld, ditembak mati, kata kantor berita Interfax-Ukraina mengutip Andriy Nebitov, kepala polisi di wilayah Kyiv.
Sebelumnya, dilaporkan di berbagai bagian media bahwa korban saat ini bekerja untuk New York Times.
Namun, New York Times mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Meskipun dia telah berkontribusi untuk Times di masa lalu (paling baru pada tahun 2015), dia tidak sedang ditugaskan untuk bagian apa pun di Times di Ukraina. Laporan awal bahwa dia bekerja untuk Times beredar karena dia mengenakan lencana pers Times yang telah dikeluarkan untuk tugas bertahun-tahun yang lalu.”
🔴🔴 Two American journalist shot by Russian at Irpin bridge. One is under surgery at the main hospital in Kyiv and the other was shot at the neck. pic.twitter.com/9lihX1JJ58
— annalisa camilli (@annalisacamilli) March 13, 2022
Brent adalah “fotografer dan pembuat film berbakat yang telah berkontribusi pada New York Times selama bertahun-tahun,” tambah pernyataan itu, Anadolu melansir pada Ahad (13/03/2022).
Sejak Rusia melancarkan perangnya di Ukraina pada 24 Februari, lebih dari 2,5 juta orang telah melarikan diri ke negara lain, dengan sekitar 2 juta lainnya mengungsi di dalam negeri.
Setidaknya 579 warga sipil juga tewas dan 1.002 terluka di Ukraina, menurut perkiraan PBB.
Sementara UE, AS, dan lainnya telah memberlakukan sanksi terhadap Moskow, banyak perusahaan dan merek global juga menangguhkan operasi di Rusia.*