Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Tercekik Kabut Asap, Lahore Jadi Kota Paling Berpolusi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 November 2021 14:42 2:42 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 November 2021 14:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kota Lahore, Pakistan, hari Rabu (17/11/2021) dinyatakan sebagai kota paling berpolusi di dunia oleh pemantau kualitas udara, sementara warga tercekik kabut asap.

Lahore memiliki peringkat kualitas udara 348, di at as batas berbahaya 300, memurut IQAir, perusahaan teknologi Swiss yang mengoperasikan platform pemantau kualitas udara AirVisual.

“Anak-anak mengalami penyakit pernapasan… demi Allah, temukanlah solusinya,” ujar seorang buruh bernama Muhammad Saeed kepada AFP.

“Sebelumnya, saya biasa mengajak anak-anak jalan-jalan, tapi sekarang tidak.”

“Ada pabrik besar dan kecil beroperasi di sini. Kalau tidak dipindah ke tempat lain, beri mereka kompensasi atau teknologi modern, supaya kita dapat mengusir kabut asap ini,” imbuhnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Memburuknya polusi udara di Pakistan dalam beberapa tahun terakhir disebabkan berbagai faktor, seperti asap buangan bahan bakar diesel grade rendah, aktivitas musiman pembakaran lahan, serta temperatur musim dingin yang lebih sejuk dibanding musim sebelumnya sehingga menyebabkan awan kabut asap stagnan.

Lahore merupakan sebuah megacity berpenduduk lebih dari 11 juta jiwa di Provinsi Punjab dekat perbatasan dengan India. Kota ini konsisten masuk dalam daftar kota dengan kualitas udara terburuk.

“Kami orang miskin. bahkan todak sanggup membayar biaya dokter,” kata penjaga toko Ikram Ahmed kepada AFP.

“Kami hanya dapat memohon kepada mereka (pemerintah) agar memgendalikan polusi. Saya bukan orang pandai, tetapi saya membaca Lahore memiliki kualitas udara terburuk, disusul kemudian Delhi India. Kalau terus seperti ini, kami akan mati,” imbuhnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:LahorePakistanpolusi udara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengacara: Dikenal Taat Hukum, Menemui Presiden Jokowi, Disebut Teroris
Tulisan selanjutnya Istiqomah Mengikuti Ahlussunah Wal Jamaah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?