Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dua Kuda Nil di Belgia Positif Covid-19

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Desember 2021 10:06 10:06 am
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Desember 2021 09:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah kebun binatang di Belgia mengatakan dua ekor kuda nil dimasukkan ke karantina setelah dites positif coronavirus.

Tidak jelas bagaimana Imani yang berusia 14 tahun dan Hermien yang berusia 41 tahun bisa terjangkit virus itu, kata pengelola kebun binatang Antwerp, seraya menambahkan bahwa kedua hewan tersebut baik-baik saja meskipun mengalami hidung meler.

Pembatasan diperketat di kebun binatang tersebut sampai hewan-hewan dites negatif.

Secara global, ada beberapa laporan tentang hewan dalam penangkaran dan peliharaan yang terinfeksi Sars-CoV-2 penyebab Covid-19.

Hidung kuda nil biasanya basah karena separuh waktunya dihabiskan di dalam air. Namun, dokter hewan memutuskan untuk melakukan tes terhadap keduanya setelah mereka tampak berusaha “mengusir ingus” dari hidungnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kandang mereka sudah ditutup, petugas pemeliharanya – yang dites negatif – diharuskan mengenakan masker, kaca mata pelindung dan mendisinfeksi alas kakinya sebelum berinteraksi dengan kuda nil tersebut, lansir BBC Sabtu (4/12/2021).

“Sepengetahuan saya, ini adalah kontaminasi pertama yang tercatat di kalangan spesies ini. Di seluruh dunia, virus ini sebagian besar terdeteksi pada spesies kera besar dan kucing,” kata dokter hewan KB Antwerp Francis Vercammen.

Awal pekan kemarin, Kanada mengkonfirmasi tiga kasus Covid telah ditemukan pada rusa liar – laporan seperti itu yang pertama dari kawanan satwa liar di negara itu.

Oleh karena tes yang sangat terbatas, tidak ada yang tahu pasti seberapa jauh Covid-19 sudah menjangkiti komunitas hewan liar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AntwerpBelgiacoronaviruscovid-19kuda nil
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Korupsi Jutaan Dolar Bos BUMN Pertambangan RD Kongo Dipecat
Tulisan selanjutnya perbankan syariah Asbisindo: Pertumbuhan Perbankan Syariah di Tengah Pandemi Covid-19 Justru Naik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?