Hidayatullah.com—Sebuah helikopter militer yang membawa kepala pertahanan India Jenderal Bipin Rawat jatuh di negara bagian Tamil Nadu di selatan India pada hari Rabu (8/12/2021)
Kepala Staf Pertahanan Jenderal Bipin Rawat sedang bepergian dengan helikopter Mi-17V5 yang jatuh di dekat kota Coonoor.
Belum diketahui pasti apakah Jenderal Rawat dan keluarganya selamat. Laporan mengatakan ada 14 orang di dalam helikopter itu, lansir BBC.
Seorang menteri di pemerintah negara bagian Tamil Nadu mengatakan lima orang tewas dan dua lainnya kritis.
“Kami belum tahu,” kata salah satu dari dua sumber yang berbicara kepada Reuters. Keduanya menolak disebutkan namanya.
Empat orang tewas, kata dua pejabat pemerintah lainnya.
Helikopter itu baru saja lepas landas dari pangkalan militer di Sulur dan menuju Defence Services Staff College di kota Wellington untuk memberikan kuliah.
Mereka yang berada di helikopter itu termasuk istri Jenderal Rawat.
Rawat, 63, pada tahun 2019 diangkat sebagai Kepala Staf Pertahanan India yang pertama. Jabatan itu dibuat oleh pemerintahan PM Narendra Modi dengan tujuan mengintegrasikan tiga angkatan bersenjata – darat, laut dan udara. Kurang lebih seperti jabatan panglima TNI di Indonesia.
India memiliki puluhan helikopter Mi-17V5 buatan Rusia, yang banyak digunakan oleh militer serta para menteri yang mengunjungi lokasi-lokasi pertahanan.
“Ini helikopter yang aman dan sudah terbukti, saya pernah melakukan perjalanan dengan helikopter itu dalam situasi sulit,” kata mantan kepala angkatan darat J.J.Singh.
Rekaman video dari mitra Reuters kantor berita ANI dan media lokal menunjukkan petugas penyelamat sedang menyiram dengan air puing-puing helikopter yang hancur di area hutan.
“Penyelidikan telah diperintahkan untuk memastikan penyebab kecelakaan itu,” kata Angkatan Udara India lewat Twitter.*