Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ribuan Pekerja Sektor Budaya di Belgia Protes Pembatasan Covid-19

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Desember 2021 13:39 1:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Desember 2021 13:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ribuan pekerja pertunjukan, operator bioskop, penyelenggara acara dan lainnya hari Ahad (26/12/2021) berkumpul melakukan protes terhadap kebijakan pemerintah Belgia untuk menutup tempat dan menghentikan aktivitas budaya di negara itu dengan alasan mencegah penyebaran coronavirus varian Omicron.

Dengan membawa berbagai macam tulisan seperti “The show must go on” atau “No culture, no future,” kerumunan sekitar 5.000 berunjuk rasa dengan damai di tengah guyuran hujan. Mereka menuding pemerintah secara tidak adil menarget industri kebudayaan dengan berbagai aturan pembatasan berkaitan dengan Covid-19.

Panitia menghimbau peserta untuk memakai masker dan menjaga jarak.

Sebuah kelompok orkes tiup mengiringi demonstrasi hari Ahad yang digelar di Mont des Arts, lokasi simbolis di Brussels tempat proklamasi kemerdekaan Belgia tahun 1830 dan merupakan lokasi favorit tokoh-tokoh budaya menampilkan pertunjukan ratapan mereka.

Berdasarkan aturan terbaru, kegiatan publik dalam ruangan sangat dibatasi, aktivitas belanja dibatasi, dan penggemar olahraga tidak diizinkan masuk ke stadion dan tempat-tempat pertandingan dalam ruangan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, pemerintah Belgia menolak memberlakukan lockdown seperti yang dilakukan negara tetangga Belanda selama musim liburan Natal dan pergantian tahun.

Setelah hampir dua tahun penutupan paksa dan pembukaan terbatas, sektor budaya berharap segala upayanya – termasuk pengukur kualitas udara khusus di aula, kursi terpisah, dan kapasitas pengunjung terbatas – akan memungkinkan mereka beraktivitas kembali tanpa adanya pembatasan ketat berkaitan dengan Covid-19.

Tidak ingin amuk massa terjadi, seperti dalam sejumlah demonstrasi sebelumnya dan di negara tetangga, pemerintah mulai hari Ahad kemarin membolehkan acara seperti pasar Natal digelar, meskipun di tempat itu orang kerap berpesta-pora menikmati minuman beralkohol beramai-ramai. Bar dan restoran juga dipersilahkan buka, meskipun dengan sejumlah pembatasan.

Bahkan menurut lembaga penyiaran milik pemerintah RTBF, sejumlah bioskop dan tempat pertunjukan lain nekat melanggar perintah penutupan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Belgiacovid-19protes
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anjing di Jerman Menonton Dua Wanita Berkelahi Saling Pukul
Tulisan selanjutnya Bangkok: Pesta Tahun Baru 2022 Batal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Berita
3 September 2026 15:08
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?