Hidayatullah.com–Sekitar 1.000 turis Ukraina terdampar di pulau semi-otonom Zanzibar di Tanzania setelah wilayah udara Ukraina ditutup untuk penerbangan sipil menyusul invasi militer Rusia.
Pemerintah Zanzibar mengatakan sedang bekerja sama dengan kedutaan besar Ukraina di negara tetangga Kenya untuk mengevakuasi para turis itu ke Polandia, lansir BBC Senin (28/2/2022).
Menteri Pariwisata Leila Mohammed Musa mengatakan keselamatan dan kesejahteraan para wisatawan itu terus dipantau
Beberapa hotel tempat para turis menginap menurunkan tarifnya, sementara yang lain menawarkan akomodasi gratis untuk tamu yang overstay.
Pemandangan pantai, budaya dan sejarah Zanzibar merupakan daya tarik besar bagi wisatawan asing.
Salah satu turis mengatakan kepada BBC bahwa mereka mengikuti berita-berita di Ukraina dari hotel mereka.
Mereka optimis bisa segera dievakuasi ke negara tetangga terdekat.
Ukraina menutup wilayah udaranya pekan lalu dengan alasan risiko tinggi terhadap keselamatan penerbangan.*