Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemerintah Irlandia Utara Resmi Meminta Maaf kepada Korban Pencabulan Anak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Maret 2022 12:59 12:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Maret 2022 12:59
Bagikan
Sebuah plakat menampakkan gambar mantan Uskup Agung Munich dan Freising Joseph Ratzinger (kiri), Uskup Agung Munich saat ini dan kardinal Freising Reinhard Marx (tengah) dan uskup agung Cologne, kardinal Rainer Maria Woelki (kanan), selama demonstrasi di depan konferensi pers tentang laporan pelecehan seks anak di Keuskupan Agung Munich-Freising, pada 20 Januari 2022 di Munich, Jerman selatan. (Foto AFP)
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Irlandia Utara secara resmi mengeluarkan pernyataan permintaan maaf kepada para korban pencabulan di panti-panti yatim dan rumah perawatan anak.

Para menteri dari lima partai yang ada di Northern Ireland Assembly membacakan permintaan maaf yang ditujukan kepada para penyintas yang berkumpul di gedung pemerintah Stormont dekat Belfast.

Perwakilan dari enam institusi tempat kejahatan seksual itu terjadi juga secara terbuka meminta maaf kepada korban.

“Kami mengabaikan kalian, menolak kalian, kami membuat kalian merasa tidak diinginkan,” kata Menteri Pendidikan Michelle McIlveen, dari Democratic Unionist Party. “Itu bukan salah kalian. Negara telah mengecewakan kalian.”

Permintaan maaf resmi itu disampaikan lebih dari lima tahun setelah direkomendasikan oleh Historical Institutional Abuse Inquiry, lapor Associated Press Jumat (11/3/2022).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hasil penyelidikan selama bertahun-tahun menemukan adanya kekerasan fisik, seksual dan mental dalam tingkatan yang mengejutkan di institusi-institusi yang dikelola negara, gereja dan lembaga amal antara tahun 1922 (ketika Northern Ireland didirikan sebagai sebuah negara) dan tahun 1995.

Northern Ireland melakukan penyelidikan tersebut menyusul penyelidikan serupa di Republik Irlandia, yang mendapati bahwa Gereja Katolik Irlandia menutup-nutupi kasus pencabulan terhadap anak oleh para pejabat dan rohaniwannya selama puluhan tahun.

Di Irlandia Utara, kekerasan tersebut juga tercatat terjadi di institusi-institusi yang dikelola oleh gereja Katolik dan Protestan serta lembaga amal Barnardo’s Children’s Charity.

Conor Murphy, menteri keuangan dari Partai Sinn Fein, hari Jumat mengakui bahwa permintaan maaf itu terlalu lama datangnya.

“Kami seharusnya melindungi kalian dan kami justru tidak melakukannya. Kami minta maaf,” katanya. “Kalian disakiti oleh mereka yang seharusnya merawat kalian. Kami minta maaf.”

“Kalian mengatakan yang sebenarnya, tetapi kalian tidak dipercaya. Kami minta maaf. Kami bertanggung jawab. Dan kami sangat, sangat menyesal.”

Irlandia Utara melakukan penyelidikan terpisah perihal pelecehan seksual di rumah perlindungan bagi ibu yang belum menikah (perempuan hamil di luar nikah) dan bayi mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gerejaIrlandia Utarakatolikkekerasan seksualNorthern Irelandpencabulan terhadap anakprotestan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Resiko Memindahkan Ibu Kota, Belajar dari Bani Ummayah
Tulisan selanjutnya Pelecehan seksual Vatikan Gereja Spanyol akan Bentuk Komisi Resmi Penyelidik Kejahatan Seksual di Gereja Katolik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?