Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ramzan Kadyrov: Saya Ada di Ukraina Bersama Pasukan Rusia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Maret 2022 20:20 8:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Maret 2022 20:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ramzan Kadyrov, pemimpin Chechnya, hari Senin (14/3/2022) mengatakan bahwa dia ada di Ukraina bersama pasukan Rusia yang melancarkan serangan di negara itu.

Kadyrov memposting video di Telegram yang menampilkan dirinya berseragam militer sedang mempelajari rencana serangan di atas meja bersama sejumlah prajurit di dalam sebuah ruangan.

Dia mengatakan dalam sebuah pesan bahwa video itu direkam di Hostomel, sebuah lapangan terbang dekat Kyiv yang dikuasai oleh pasukan Rusia pada hari-hari pertama serangan mereka.

Informasi ini tidak dapat diverifikasi secara independen, lapor AFP.

“Suatu hari kami berada sekitar 20 km dari kalian para Nazi Kyiv dan sekarang kami bahkan lebih dekat,” tulis Kadyrov.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia meminta pasukan Ukraina untuk menyerah “atau kalian akan habis”.

“Kami akan menunjukkan kepada kalian bahwa praktik Rusia mengajarkan peperangan lebih baik daripada teori asing dan rekomendasi dari para penasihat militer,” imbuhnya.

Kadyrov, yang memerintah Republik Chechnya dengan tangan besi, adalah seorang mantan pemberontak yang melawan Uni Soviet tetapi kemudian menjadi sekutu Kremlin bersama pasukan paramiliter di bawah komandonya.

Pada permulaan serangan Rusia, gambar-gambar yang beredar di jejaring sosial menunjukkan alun-alun di ibukota Chechnya, Grozny, dipenuhi dengan tentara yang mengaku sedang dalam perjalanan menuju Ukraina.

Organisasi-organisasi non-pemerintah internasional menuding pasukan Kadyrov melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang serius di Republik Chechnya di kawasan Kaukasus yang dipimpinnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ChechnyaKyivRamzan KadyrovrusiaUkraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Aljazair: Jangan Ekspor Bahan Pangan Impor
Tulisan selanjutnya Covid 19 Dua Tahun Pandemi Covid-19, China Sekarang Hadapi Lonjakan Infeksi Tertinggi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?