Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga China Daratan Marah Lihat Warga Hong Kong Santai di Pantai

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Maret 2022 13:52 1:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Maret 2022 13:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Hong Kong akan menutup sebagian besar pantai kota itu, kata pemimpin Carrie Lam hari Rabu (16/3/2022), setelah foto-foto warga tanpa masker bersantai menikmati matahari dan ombak memicu kemarahan di daratan Cina.

“Oleh karena kami melihat semakin banyak orang pergi ke pantai, kami harus mengambil kebijakan yang pantas guna melindungi sistem kita, mengurangi pergerakan masyarakat guna memastikan keselamatan,” kata Lam kepada para reporter seperti dilansir AFP.

Pihak berwenang mengatakan mereka akan mulai menutup pantai-pantai ada hari Kamis.

Pengumuman Lam itu disampaikan menyusul kemarahan para pengguna media sosial di China, yang menuding penyebaran Covid-19 di daratan China saat ini disebabkan ketidakberesan penanggulangan wabah di Hong Kong.

Kota pusat bisnis itu, yang mencatat hampir 750.000 kasus kurang dari tiga bulan, tidak memberlakukan lockdown penuh sebagaimana yang dilakukan berbagai wilayah di China daratan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pekan ini puluhan juta orang di China daratan tiba-tiba dilarang ke luar rumah tanpa keperluan mendesak, setelah pemerintah mencatat 3.000 kenaikan kasus harian beberapa hari terakhir.

Tujuh belas juta penduduk Shenzhen, yang tidak jauh dari Hong Kong, mulai hari Senin harus mematuhi aturan lockdown setelah wabah bermunculan di berbagai pabrik di daerah itu yang berhubungan dengan kasus infeksi di Hong Kong.

“Bagaimana mereka begitu bisa bebas dan pergi ke pantai sementara Shenzhen sedang di-lockdown? egois sekali,” kata salah seorang wargnet pengguna Weibo.

“Semua provinsi Guangdong menangisi apa yang telah dilakukan Hong Kong,” tulis pengguna yang lain.

Para peneliti memperkirakan jumlah infeksi di Hong Kong secara signifikan lebih tinggi dari angka resmi, kemungkinan sudah mencapai setengah dari 7,4 juta populasinya.

Kepala eksekutif kota itu menerima pukulan dari semua sisi atas caranya menangani krisis, dengan lonjakan kematian di kalangan lansia yang sebagian besar tidak divaksinasi dan aturan lockdown yang dinilai kurang tegas.

Hong Kong seharusnya menggelar pemilihan umum pada bulan Maret ini, tetapi ditunda akibat lonjakan kasus infeksi Covid. 

Penundaan lebih lanjut akan tergantung pada Beijing, kata Lam, yang diduga tidak akan terpilih kembali sebagai kepala eksekutif Hong Kong.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:China daratancovid-19Hong KonglockdownPantai
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Harga Minyak Goreng Kemasan Melonjak setelah HET Dicabut, MUI: Pukul Kehidupan Rakyat Kecil
Tulisan selanjutnya carok mahfud md Setelah Minta 300 Ayat Al-Qur’an Dihapus, Pendeta Saifuddin Kini Tantang Duel Carok Mahfud MD

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?