Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Vatikan Diprotes Orang Ukraina Terkait Prosesi Jalan Salib Bersama Orang Rusia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 April 2022 19:41 7:41 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 April 2022 19:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Keputusan Vatikan untuk mengundang baik orang Ukraina maupun orang Rusia dalam prosesi “Jalan Salib” hari Jumat yang akan dipimpin Paus Fransiskus telah menimbulkan gesekan dengan para pemimpin gereja Katolik Ukraina yang menginginkan agar orang Rusia tidak diundang dalam acara tersebut.

Acara tahunan Via Crucis yang digelar pada Jumat Agung di Colosseum terdiri dari 14 Perhentian Jalan Salib, tahap antara Yesus disiksa sampai mati dan penguburannya. Tahapan-tahapan ini sering disesuaikan sehingga mereka yang membawa salib dari satu perhentian ke perhentian berikutnya mencerminkan peristiwa dunia.

Tahun ini, untuk acara menyalakan lilin malam akan dihadirkan satu keluarga Ukraina dan satu keluarga Rusia yang membawa salib di perhentian ke-13 yaitu tahap di mana Yesus diturunkan dari tiang salib setelah kematiannya.

Teks meditasi yang akan dibaca di perhentian ke-13 berbicara tentang rekonsiliasi dan rekonstruksi setelah pengeboman, lapor Reuters Rabu (13/4/2022).

“Saya menganggap gagasan seperti itu tidak tepat, ambigu, dan tidak memperhitungkan konteks agresi militer Rusia terhadap Ukraina,” kata Uskup Besar Sviatoslav Shevchuk, kepala Gereja Katolik Ritus Bizantium Ukraina.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Shevchuk, yang saat ini berada di Kyiv dan telah mengundang Paus untuk mengunjungi ibu kota Ukraina, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa bahwa teks itu “tidak koheren dan bahkan ofensif”, terutama bila mengingat serangan maut bersimbah darah pasukan Rusia terhadap kota-kota dan desa-desa Ukraina.

Dia mengatakan telah meminta Vatikan untuk meninjau kembali keputusan tersebut.

Lewat Twitter, Dubes Ukraina untuk Vatikan Andrii Yurash mengatakan bahwa dia memahami keprihatinan Shevchuck dan sedang berupaya menjelaskan kepada Vatikan bahwa rencana itu sulit untuk direalisasikan.

Sejak perang dimulai, Paus Fransiskus hanya menyebut Rusia secara eksplisit dalam doa, seperti saat acara global khusus untuk perdamaian pada 25 Maret. Namun dia memperjelas penentangannya terhadap tindakan Rusia, dengan menggunakan kata-kata invasi, agresi, dan kekejaman.

Kremlin mengatakan tuduhan bahwa pasukan Rusia telah melakukan kejahatan perang dengan cara mengeksekusi warga sipil di Ukraina adalah “pemalsuan mengerikan” yang bertujuan untuk merendahkan tentara Rusia.

Kebanyakan orang Rusia dan Ukraina adalah penganut Kristen Ortodoks dan tahun ini akan merayakan Paskah sepekan lebih lambat dari gereja-gereja di negara-negara Barat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gerejaJumat Agungkatolikpaus Fransiskusprosesi jalan salibrusiaUkrainavatikanYesus
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Youtuber Terkemuka Korea Daud Kim Mendokumentasikan Puasa Pertamanya di Makkah
Tulisan selanjutnya Survei 2022: Satu dari Empat Orang di Jerman Memiliki Latar Belakang Migran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?