Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Survei 2022: Satu dari Empat Orang di Jerman Memiliki Latar Belakang Migran

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 April 2022 21:18 9:18 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 April 2022 21:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Jumlah orang dengan “latar belakang migran” – orang asing dan orang keturunan asing – terus bertambah di Jerman, terbanyak dari Turki, Polandia dan Rusia.

Dilansir DW Selasa (12/4/2022), hasil survei terbaru menunjukkan lebih dari seperempat orang yang hidup di Jerman merupakan kelahiran negeri asing atau setidaknya salah satu orangtuanya adalah imigran.

Angka yang dipublikasikan badan statistik Jerman Destatis hari Selasa menunjukkan bahwa “orang dengan latar belakang migran” mencakup 27,2% dari populasi Jerman.

Dengan sekitar 82 juta orang yang tinggal di Jerman saat ini, aparat memperkirakan bahwa sekitar 22,3 juta adalah kelahiran asing atau orang dengan akar asing. Angka ini merupakan yang tertinggi sejak survei serupa pertama kali dilakukan pada 2005.

Warga negara asing mencakup hanya di bawah satu setengah persen dari kelompok itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagian besar orang dengan latar belakang migran merupakan keturunan Eropa dan Asia. Sekitar 7,5 juta memiliki hubungan dengan negara-negara Uni Eropa lainnya, 3,5 juta berlatar belakang Timur Tengah dan 1,1 juta leluhurnya berasal dari Afrika.

Ketika melihat ke masing-masing negara, Turki merupakan negara asal terbesar dengan 12% dari grup itu, diikuti oleh Polandia dengan 10% dan Rusia dengan 6%.

Survei juga menunjukkan bahwa dalam46% kasus, orang berlatar belakang migran berbicara hanya atau keseringan dalam bahasa Jerman di rumahnya.

Bahasa asing yang paling banyak dituturkan di rumah kelompok itu adalah bahasa Turki (8%), disusul Rusia (7%) dan Arab (5%).

Survei itu tidak mencakup perubahan-perubahan yang dipicu invasi Rusia ke Ukraina, yang menyebabkan jutaan orang mengungsi ke berbagai negara Eropa termasuk Jerman.

Catatan 2021 menunjukkan sekitar 308.000 orang Ukraina tinggal di Jerman, kebanyakan sudah lama bermukim di sana.

Sementara itu, pada hari Selasa kepolisian Jerman mengumumkan bahwa sejak awal invasi sampai saat ini sudah 335.000 orang Ukraina mengungsi ke Jerman.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ArabJermanmigranOrang AsingrusiaTurkiUkraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Vatikan Diprotes Orang Ukraina Terkait Prosesi Jalan Salib Bersama Orang Rusia
Tulisan selanjutnya Seratusan Kasus Salmonella di 9 Negara Eropa Biang Keroknya Pabrik di Belgia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?