Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tak Jamin Jadi Dokter Berkualitas, VU Amsterdam Hapus Predikat Cum Laude

Dija
Terakhir diupdate: 18 April 2022 14:56 2:56 pm
Dija
Dipublikasikan 18 April 2022 14:56
Bagikan
Operasi yang dilakukan oleh tim medis di Maryland Medical University ini adalah yang pertama dilakukan menggunakan metode transplantasi jantung babi ke manusia. - Foto oleh REUTERS
Bagikan

Hidayatullah.com– Fakultas kedokteran di Vrije Universiteit Amsterdam (VU / VU Amsterdam) akan menghapus predikat kelulusan cum laude bagi mahasiswa tingkat master, karena dianggap memberikan beban bagi mahasiswa dan tidak menjamin penyandang gelar itu akan menjadi dokter yang berkualitas tinggi.

“Lulus dengan predikat membanggakan itu justru memberikan penekanan pada hasil kerja daripada proses belajar,” kata Hester Daelmans, bidang-bidang studi tingkat master di universitas itu, kepada media Belanda Parool seperti dilansir Dutch News (15/4/2022). 

Pihak universitas berharap perubahan itu, yang diambil setelah melakukan konsultasi dengan pihak mahasiswa dan pengajar, akan membantu peserta didik menjadi dokter yang lebih baik dan tangguh.

“Jadi, ini bukan lagi soal apakah mahasiswa ingin menjadi yang terbaik [secara akademik] tetapi soal orang yang ingin belajar dan bekerja dalam tim,” kata Daelmans.

Lisette de Roos, ketua organisasi mahasiswa ISO, mengatakan langkah tersebut bisa menjadi solusi atas tekanan yang dialami mahasiswa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Penelitian bersama yang dilakukan Trimbos Institute, institut kesehatan masyarakat RIVM dan otoritas kesehatan regional akhir tahun lalu menunjukkan lebih dari setengah mahasiswa mengalami gangguan mental yang berkaitan dengan tekanan untuk menjadi mahasiswa dengan nilai terbaik.

De Roos mengatakan tidak tahu apakah ada universitas lain yang juga ingin menghapus predikat kelulusan cum laude, yang persyaratannya berbeda di setiap perguan tinggi.

Mahasiswa kedokteran tahun kelima Julia van den Oever, ketua organisasi mahasiswa kedokteran De Geneeskundestudent, mengatakan bahwa nilai akademik saja tidak menjamin seseorang menjadi dokter yang baik.

Menurutnya, pihak universitas juga harus menanggulangi masalah-masalah mendasar. Dokter magang, misalnya, seharusnya mendapatkan maksimum durasi kerja 46 jam sepekan, tetapi mayoritas justru diberi jam kerja ekstra 8 jam atau lebih.

“Mahasiswa jadi merasa berkewajiban untuk bekerja lebih lama. Pihak universitas harus memantau ini lebih baik dan menegaskan bahwa  bekerja lebih lama tidak otomatis prestasinya menjadi bagu,” kata Van den Oever.

Predikat kelulusan cum laude itu akan mulai dihapus tahun depan dari fakultas kedokteran VU, perguruan tinggi berusia seratusan tahun yang konsisten masuk peringkat 200 terbaik di dunia.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cum laudedokterFakultas kedokteranVU Amsterdam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kuburan Palsu Yahudi UEA, Bahrain dan Mesir Mengutuk Serangan terhadap Masjid Al-Aqsha
Tulisan selanjutnya Bachtiar Natsir: Serangan Zionis ‘Israel’ Karena Tak Ingin Keimanan Muslim Meningkat di Bulan Ramadhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?