Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Militer Thailand Boikot Lazada karena Menghina Anggota Keluarga Kerajaan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Mei 2022 20:04 8:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Mei 2022 19:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Militer Thailand memboikot perusahaan perdagangan online Lazada terkait iklan yang dinilai pemerintah menghina anggota keluarga kerajaan.

Keputusan boikot itu berarti melarang 245.000 anggota militer Thailand dari menggunakan situs online Lazada untuk keperluan dinas.

Lazada yang berbasis di Singapura adalah salah satu peritel online terbesar di Asia Tenggara.

Pengumuman itu muncul setelah warga yang setia kepada raja mengeluh tentang video TikTok yang mempromosikan penjualan obral di Lazada pada 5 Mei.

Para loyalis kerajaan itu mengatakan iklan tersebut, yang menampakkan seorang wanita berkursi roda, mengolok-olok Putri Chulabhorn, adik Raja Vajiralongkorn, yang terpaksa menggunakan kursi roda sehari-hari karena menderita penyakit autoimun Lupus.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jubir militer Thailand Kolonel Sirichan Ngathong mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa video tersebut merupakan “penghinaan terhadap monarki” dan menimbulkan “perpecahan di dalam masyarakat Thailand”, lansir BBC Selasa (10/5/2022).

“Tentara sekarang memiliki kebijakan untuk melarang semua unit dalam ketentaraan dan kegiatan terkait ketentaraan memesan barang dari platform Lazada atau mengirimkan barang dari Lazada,” imbuhnya.

Menteri Ekonomi Digital Thailand Chaiwut Thanakamanusorn mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan untuk mengambil tindakan hukum terhadap influencer dan agen periklanan yang bertanggung jawab atas video Lazada tersebut.

Berdasarkan undang-undang lese-majeste, Thailand dapat menjatuhkan hukuman penjara hingga 15 tahun untuk setiap pelanggaran pencemaran nama baik, penghinaan atau ancaman terhadap Raja Maha Vajiralongkorn, istrinya, anak keturunannya dan anggota keluarga kerajaan lainnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ChulabhorniklanKeluarga kerajaanKursi RodaLazadaLupusmiliterputriRaja Maha Vajiralongkornthailand
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tak Mau Tinggal di Gedung Biru, Presiden Baru Korea Selatan Dituding Percaya Dukun
Tulisan selanjutnya Disangka Akar, Bom Era Kolonial Diledakkan di Kenya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?