Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kejaksaan New York Selidiki Peran Media Sosial dalam Serangan Rasis di Buffalo

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Mei 2022 15:00 3:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Mei 2022 15:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kepala kejaksaan negara bagian New York Letitia James, hari Rabu (18/5/2022), mengatakan kantornya sedang menyelidiki perusahaan media sosial yang pernah dipakai oleh pelaku penembakan rasis di sebuah supermarket di Buffalo yang menewaskan 10 orang belum lama ini. 

Dilansir The Guardian, lewat Twitter James mengatakan kantornya akan menyelidiki Twitch, 4chan, 8chan dan Discord bersama dengan sejumlah platform lain yang digunakan pelaku untuk menggaungkan serangan yang dilakukannya.

“Serangan teror ini sekali lagi mengungkapkan kedalaman dan bahaya platform-platform ini yang menyebarkan dan mempromosikan kebencian tanpa memikirkan akibatnya,” cuit James. “Kami dengan segala kemampuan yang ada berusaha menghentikan perilaku berbahaya ini sekarang dan memastikan hal sepey itu tidak akan pernah terjadi lagi.”

FBI mengatakan bahwa pelaku Payton Gendron, mahasiswa berusia 18 tahun, melakukan tindakan kekerasan ekstremisme bermotif rasial ketika melepaskan tembakan dengan senjata semi-otomatis pada 14 Mei di sebuah supermarket di lingkungan berpenduduk mayoritas kulit hitam di Buffalo.

Gendron, yang menyerahkan diri ke polisi setelah serangan itu, merilis sebuah manifesto setebal 180 halaman yang penuh dengan rasisme pseudo-ilmiah, teori konspirasi antisemit, dan seruan agar orang lain meniru aksi kekerasan yang dilakukannya. Dokumen tersebut sebagian besar disalin dan dikutip dari ekstremis lain dan dari website sayap kanan 4chan. Dia juga menggunakan platform media sosial Twitch – layanan streaming video milik Amazon – untuk menyiarkan serangan secara real time.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Gendron ditahan dengan tuduhan pembunuhan tingkat pertama. Dia menyatakan dirinya tidak bersalah.

Hari Rabu Gubernur New York Kathy Hochul meminta James “menyelidiki platform online tertentu yang digunakan untuk menyiarkan dan menggaungkan tindakan dan maksud” tersangka, lapor New York Times. Sebelumnya pada hari Ahad dia mengatakan streaming video itu seharusnya diturunkan lebih cepat.

Hochul, juga pada hari Rabu, mengatakan berharap dapat memperkuat undang-undang yang memberikan kewenangan kepada kepolisian negara bagian untuk mencegah individu-individu dari memiliki senjata api jika dianggap berbahaya bagi dirinya sendiri dan masyarakat.

Southern Poverty Law Center (SPLC), yang melacak kelompok-kelompok kebencian dan ekstremis, mengatakan kepada Reuters bahwa pelaku serangan di Buffalo “memiliki sejarah online yang substansial dalam komunitas online yang ceruk dan beracun”.

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatBuffaloekstremismekulit hitamNew Yorkrasismesenjata apiserangan rasissupermarket
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Badai Pasir Arab Saudi Badai Pasir Menerjang Arab Saudi, Seribuan Orang Alami Masalah Pernapasan
Tulisan selanjutnya Jual atau Pakai Narkoba Kelas A di Stadion Penggemar Sepakbola Dilarang Nonton 5 Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?