Hidayatullah.com– Mantan presiden Petro Poroshenko dilarang meninggalkan Ukraina untuk ambil bagian dalam pertemuan sebuah badan NATO di Lituania, kata fraksi partainya di parlemen dalam sebuah pernyataan hari Sabtu (28/5/2022).
Poroshenko dihentikan dua kali di perbatasan dengan Polandia saat dia dalam perjalanan ke pertemuan NATO’s Parliamentary Assembly, sebuah organisasi konsultatif antarparlemen, kata pernyataan itu seperti dilansir Reuters.
Media Ukraina melaporkan Poroshenko tidak dapat melintasi perbatasan karena “masalah teknis” terkait izin yang memungkinkan dia meninggalkan negara itu.
“Poroshenko telah menerima semua izin resmi untuk meninggalkan negara ini dan telah dimasukkan … dalam delegasi resmi Parlemen Ukraina untuk acara ini,” kata faksi Partai Solidaritas Eropa.
Poroshenko akan mengadakan sejumlah pertemuan tingkat tinggi di Vilnius, termasuk dengan Presiden Lithuania Gitanas Nauseda. Dia juga dijadwalkan ikut serta dalam pertemuan Partai Rakyat Eropa di Rotterdam, imbuhnya.
Pada bulan Januari, Poroshenko memenangkan putusan pengadilan yang memungkinkan dia untuk tetap bebas saat sedang diselidiki dalam kasus pengkhianatan, dalam investigasi yang menurutnya bermotif politik yang digencarakan oleh pesaingnya dalam pemilu lalu, Presiden Volodymyr Zelenskiy.
Poroshenko sedang diselidiki sehubungan dengan pembiayaan kelompok separatis yang didukung Rusia di timur negara itu melalui penjualan batu bara ilegal pada 2014-2015.*