Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pelaku Percobaan Pembunuhan Ronald Reagan Dibebaskan dari Berbagai Larangan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Juni 2022 18:13 6:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Juni 2022 17:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang hakim federal, hari Rabu (1/6/2022), mencabut tanpa syarat berbagai pembatasan atau larangan atas John Hinckley – yang menembak dan melukai Ronald Reagan – dan tiga lainnya dalam percobaan pembunuhan atas presiden Amerika Serikat itu pada tahun 1981.

Di pengadilan Washington hakim Paul Friedman mencabut larangan bepergian dan penggunaan internet atas Hinckley, yang hidup sendirian di Williamsburg, Virginia, lapor Fox News seperti dilansir Reuters. Keputusan itu mulai berlaku pada 15 Juni.

Dalam persidangan bulan September 2021, hakim Friedman mengatakan bahwa dia akan memberikan Hinckley pencabutan pembatasan (larangan) tanpa syarat, tetapi pada saat yang sama memberikan kewenangan pada pihak kejaksaan untuk memantau pria lebih lebih lama ketika dia menjalani masa transisi hidup sendirian menyusul kematian ibunya.

Friedman kala itu mengatakan bahwa masalah kesehatan mental Hinckley “sudah tampak berkurang” dan dia tidak lagi menimbulkan bahaya.

Pada tahun 2016, Hinckley dibebaskan dari rumah sakit jiwa tempat ia dirawat karena depresi dan psikosis dan diizinkan untuk pindah ke komunitas yang terkawal keamanannya di Williamsburg untuk merawat ibunya yang sudah lanjut usia, yang meninggal pada Agustus 2021.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejak meninggalkan rumah sakit, Hinckley mematuhi kondisi yang diperintahkan pengadilan dan tetap stabil secara mental dan tanpa gejala, menurut dokumen pengadilan.

“Hinckley tidak membuat ancaman verbal, dan dia tidak menunjukkan perilaku yang menunjukkan bahaya bagi dirinya sendiri, orang lain, atau properti orang lain. Dia tidak menunjukkan perilaku yang mengganggu atau bermasalah,” tulis jaksa federal kepada pengadilan untuk mendukung pembebasannya.

Pada bulan September 2021, putri Reagan, Patti Davis, menulis dalam sebuah opini di Washington Post bahwa dia menentang pembebasan Hinckley, dengan alasan dia tidak percaya pria itu merasa menyesal.

Pada tanggal 30 Maret 1981, Hinckley menembak Reagan dalam upaya pembunuhan di luar Washington Hilton Hotel. Reagan mengalami paru-paru robek tetapi nyawanya selamat.

Orang lain yang terluka dalam serangan itu termasuk sekretaris pers Gedung Putih James Brady, agen Secret Service Timothy McCarthy dan petugas kepolisian Washington Thomas Delahanty.

Hinckley dinyatakan tidak bersalah dengan alasan sakit jiwa pada persidangan yang menghadirkan juri pada tahun 1982.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatJohn Hinckleypercobaan pembunuhanpresidenRonald Reagan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya vaksin covid-19 masyarakat sertifikasi vaksin WHO Uni Emirat Arab: Vaksinasi Covid-19 Sudah 100 Persen
Tulisan selanjutnya Gunung Everest Muslim Kisah Akke Rahman, Muslim Inggris Pertama yang Taklukkan Gunung Everest

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?