Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

India Berusaha Menenangkan Situasi setelah Pejabat Partai Nasionalis Hindu Menghina Nabi Muhammad

Ahmad
Terakhir diupdate: 8 Juni 2022 12:51 12:51 pm
Ahmad
Dipublikasikan 8 Juni 2022 13:45
Bagikan
Muslim India melakukan aksi protes (Asif Hassan/AFP)
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Hindu India berusaha memadamkan kemarahan di dalam dan luar negeri menyusul pernyataan pejabat partai berkuasa India, Partai Bharatiya Janata (BJP) yang dianggap merendahkan Nabi Muhammad SAW dan istrinya, Sayyidah Aisyah RA.

Reuters melaporkan sedikitnya 38 orang ditangkap karena kerusuhan di beberapa kota di utara negara itu sementara protes direncanakan kemudian di Mumbai. Penangkapan di kota Kanpur merupakan bagian dari upaya meredakan ketegangan agama yang muncul setelah dua pejabat dari partai nasionalis Hindu Perdana Menteri Narendra Modi, BJP membuat pernyataan yang memicu kemarahan luas di kalangan umat Islam di India dan luar negeri.

Sebelumnya, Juru Bicara Nasional BJP Nupur Sharma, hari Ahad (5/6/2022) membuat kontroversi selama acara debat TV tentang Nabi Muhammad SAW. Selain Sharma, juru bicara BJP lainnya, yakni Naveen Jindal juga berkomentar tentang Islam di media sosial.

Beberapa pejabat tinggi India terlibat dalam mengelola keretakan dalam hubungan diplomatik karena negara-negara termasuk Qatar, Arab Saudi, Oman, UEA, Afghanistan, Pakistan dan Iran menuntut permintaan maaf dari pemerintah India karena mengizinkan pernyataan yang menghina, kata seorang pejabat kementerian luar negeri India. Selama akhir pekan, beberapa diplomat India yang ditempatkan di negara-negara Teluk dan negara-negara Muslim tetangga dipanggil oleh pejabat di negara itu yang keberatan dengan komentar pejabat BJP.

Sementara itu, AFP melaporkan berbagai negara mulai memanggil delegasi New Delhi, dan bahkan sebuah supermarket di Kuwait menurunkan produk India dari raknya.  Pekerja di supermarket menurunkan teh serta produk lain yang dibuat di India, dari rak untuk memprotes pernyataan yang digambarkan sebagai ‘Islamofobia’.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

UEA muncul di antara negara-negara terbaru yang mengecam pernyataan itu, bersikeras bahwa itu ‘bertentangan dengan prinsip-prinsip serta nilai-nilai moral dan kemanusiaan.’ Kementerian Luar Negeri UEA menekankan ‘perlunya menghormati simbol-simbol agama dan menentang ujaran kebencian’.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BJPHinduIndiamenghina Nabi Muhammadmuslim IndiaPartai Bharatiya JanataPartai Nasionalis Hindu India
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Idul Adha Tahun Ini Berpotensi Berbeda Hari, BRIN Jelaskan Sebabnya
Tulisan selanjutnya Gugat MA karena Tak Bisa Menikahi Musimah, Pakar: Itu Sama Halnya Meletakkan UU dan Hukum Agama di Bawah Keinginan Pribadi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?