Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wanita Amerika Penulis Cara Membunuh Suami Dihukum Bui Seumur Hidup

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Juni 2022 14:29 2:29 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Juni 2022 14:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Hakim di negara bagian Oregon, Amerika Serikat, hari Senin (13/6/2/22) menghukum penjara seumur hidup Nancy Crampton Brophy, seorang penulis roman yang rupanya meramalkan kejahatannya dalam sebuah esai berjudul “How to murder your husband“, karena karena menembak mati suaminya.

Crampton Brophy, 71, dinyatakan bersalah atas pembunuhan tingkat dua bulan lalu.

Juri beranggotakan 12 orang menilai dia menembak pria yang telah menjadi suaminya selama 26 tahun pada 2018 demi asuransi jiwa senilai $1,5 juta.

Sebelum kejahatan tersebut, Crampton Brophy dikenal sebagai seorang penulis yang menerbitkan sendiri sejumlah buku novel asmara dan suspens yang berjudul “The Wrong Husband” dan “The Wrong Lover“.

Mendiang suaminya Daniel Brophy, dulu dikenal sebagai seorang ahli masak dan guru yang disegani di Oregon Culinary Institute.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia ditemukan tewas dengan dua tembakan di dapur Institut pada Juni 2018. Jandanya bulan lalu dinyatakan bersalah dalam dakwaan pembunuhan itu.

Kasus ini menarik banyak perhatian karena Crampton Brophy bertahun-tahun sebelum kejahatan itu pernah membuat esai berjudul “How to murder your husband”.

Dalam tulisan itu – yang sekarang sudah dihapus – dia mengaku tahu tentang pembunuhan dan bahwa dalam diri setiap orang pasti ada keinginan untuk melakukannya apabila didesak lebih jauh.

Dia mendaftar sejumlah cara untuk membunuh suami (pasangan hidup), mulai dari menggunakan senjata api dan senjata tajam hingga racun dan menyewa pembunuh bayaran. 

“Lebih mudah untuk berharap agar orang mati daripada benar-benar membunuhnya,” tulis Crampton Brophy.

Dia menambahkan, “Jika pembunuhan itu dimaksudkan untuk memerdekakan saya, saya tentu tidak ingin menghabiskan umur di penjara”.

Hakim menolak esai itu dimasukkan sebagai barang bukti dalam persidangan karena ditulis beberapa tahun sebelumnya sebagai bagian dari seminar kepenulisan.

Namun, jaksa tidak membutuhkan bukti berupa tulisan. Mereka berhasil berargumen bahwa Crampton Brophy memiliki motif dan sarana untuk membunuh pasangannya, menunjukkan pasangan itu mengalami masa-masa sulit secara finansial, dan wanita itu setelah kematian suaminya mengantongi pembayaran pencairan asuransi dalam jumlah besar.

Crampton Brophy terlihat mengemudi ke dan dari Institut tempat suaminya bekerja pada saat pembunuhan, berdasarkan bukti rekaman CCTV yang ditayangkan di pengadilan.

Dan meskipun polisi tidak pernah menemukan senjata pembunuh, dia terbukti membeli senjata dengan merk dan model yang sama.

Setelah hakim menjatuhkan hukuman seumur hidup, pengacara wanita itu mengatakan pihaknya akan mengajukan banding, lansir BBC.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatCrampton Brophynovelpenulis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cryptocurrency mui MUI: Kalau Pelaku Nikah Dini Dipidana, Bagaimana dengan Pelaku LGBT dan Zina?
Tulisan selanjutnya Rumah Liburan di Belanda Jadi Tempat Pencucian Uang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?