Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mesir akan Ubah Ibukota Islam Tertua di Afrika Sebagai Museum Terbuka

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 1 September 2021 05:58 5:58 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 31 Agustus 2021 14:28
Bagikan
museum terbuka mesir
Bagikan

Hidayatullah.com — Pemerintah Mesir mengumumkan pada 23 Agustus bahwa Mesir berusaha untuk menghidupkan kembali kota kuno Fustat dengan mengubahnya menjadi museum terbuka. Fustat adalah ibukota kepemimpinan Islam tertua di Afrika.

Daftar isi
  • Kota Mesir dengan Beragam Bangunan Agama
        • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Pengumuman untuk mengubah Fustat menjadi museum terbuka diungkapkan setelah pertemuan antara Perdana Menteri Mesir Mustafa Madbouly dan pejabat yang bertanggung jawab atas proyek pengembangan Fustat Gardens.

Proyek itu bertujuan untuk merancang taman yang nantinya menghadap ke situs-situs seperti monumen arkeologi dan sejarah. Harapannya proyek itu akan menjadi tujuan wisata regional dan global.

Dalam pernyataan yang diunggah di laman Facebook perdana menteri Mesir itu juga disebutkan bahwa nantinya akan diadakan kegiatan rekreasi dan industri tradisional khas wilayah tersebut dengan menghidupkan kembali budaya di berbagai era mulai dari era Firaun, Koptik, Islam dan modern.

Osama Talaat, kepala Sektor Purbakala Islam, Koptik dan Yahudi mengatakan taman tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 500 hektar di jantung kota Kairo, yang merupakan rumah bagi Museum Nasional Peradaban Mesir, Danau Ain el-Sira, Kompleks Keagamaan dan Masjid Amr Ibn al-Aas.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Wisatawan akan dapat mengunjungi lorong-lorong kota tua Fustat yang asli, yang saat ini masih dipugar, jelasnya.

Pada April, 22 mumi kerajaan dipindahkan dari Museum Mesir di Tahrir Square ke Museum Nasional Peradaban Mesir di Fustat.

Kota Fustat berasal dari tahun 641 dan dibangun oleh sahabat Nabi, Amr ibn al-Aas setelah penaklukan Islam atas Mesir.

Fustat berarti “tenda”, dan kota itu menjadi ibu kota Mesir selama 113 tahun — diikuti oleh al-Askar, al-Qata’i, dan kemudian Kairo. Ketiga kota memiliki kesamaan dalam perluasan kota.

Kota-kota ini sekarang menjadi satu kesatuan yang dikenal sebagai Kairo.

Kota Mesir dengan Beragam Bangunan Agama

Peneliti Islam, Moaz Lafi, mengatakan bahwa minat pada daerah yang kaya akan peninggalan sejarah akan menarik wisatawan, terutama di Fustat. Sebelumnya Fustat tidak ada dalam peta pariwisata sebelum pengembangan Museum Nasional Peradaban Mesir dan Danau Ain el-Sira.

Lafi, selama kunjungannya ke Museum Peradaban Mesir, memperhatikan bahwa proyek pembangunan harus mempertimbangkan sifat arkeologi dan sejarah tempat itu.

Selain itu, kata Lafi, pembangunan jalan wisata sepanjang 250 meter di tepi Danau Ain el-Sira dengan meja dan kursi, akan berfungsi sebagai area terbuka dan taman bagi pengunjung museum.

Di Fustat terdapat banyak peninggalan berusia ribuan tahun. Kota itu juga menjadi tempat reruntuhan rumah berlantai empat yang tidak akan ditemukan di kota Islam lain. Rumah yang oleh para pelancong kuno sebut gedung pencakar langit.

Dari sisi sejarah dan arkeologi, Fustat termasuk dalam Kompleks Keagamaan, tempat kuil Yahudi Sinagog Ben Ezra serta gereja-gereja kuno. Diantaranya adalah gereja Gantung, Gereja Saint barbara, Gereja Mary Gerges, Geresa Perawan, Gereja Saint Abakir dan Yohanna, Gereja Ortodoks Yunani St. George, Gereja St. Mercurius Abu Sefein dan Gereja Abba Shenouda.

Fustat juga merupakan rumah bagi masjid tertua kedua di Mesir dan Afrika setelah Masjid Sadat Quraish (di provinsi Sharqia). Yaitu Masjid Amr ibn al-Aas, tambah Rihan.

Museum Nasional Peradaban Mesir Fustat adalah salah satu museum barang antik terpenting dan terbesar di dunia. Ini adalah museum pertama yang didedikasikan untuk keseluruhan peradaban Mesir, dengan lebih dari 50.000 artefak yang menceritakan tahapan perkembangan peradaban dari zaman kuno hingga modern.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrikaberita islamberita islam terkiniharian hidayatullahHidayatullahislamMedia IslamMesirmuseum
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya muhammadiyah covid-19 berpuasa Pidato Kebangsaan PP Muhammadiyah, ‘Indonesia Jalan Tengah Indonesia Milik Semua’
Tulisan selanjutnya Prancis Masuk Kerja, Karyawan di Prancis Wajib Tunjukkan Bukti Vaksinasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Berita
17 Oktober 2026 10:37
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?