Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ancaman Punahnya Tradisi dan Bahasa Arab di Bosnia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Agustus 2008 22:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam lima tahun terakhir, geliat bahasa Arab di negeri Bosnia secara perlahan-lahan menurun. Para pemuda Bosnia belakangan ini lebih gemar untuk mempelajari bahasa-bahasa Eropa daripada bahasa-bahasa Timur, utamanya Arab, yang sejatinya menjadi bahasa sejarah dan kebudayaan mereka.

Asad Dorakovic, kepala jurusan Bahasa Arab di departemen Filsafat Universitas Sarajevo menegaskan, minimnya gairah generasi muda Bosnia untuk mempelajari bahasa dan tradisi Arab dikarenakan bidang tersebut tidak menjamin masa depan yang menjanjikan bagi mereka.

“Mereka merasa tidak bisa mendapatkan pekerjaan sekaligus karir yang layak dan menjanjikan selepas mereka lulus dari jurusan yang mereka geluti. Mereka merasa akan kesulitan mendapatkan tempat bekerja atau meniti karir, baik di instansi pemerintahan Bosnia atau pun di perusahaan-perusahan,” ungkap Dorakovic sebagaimana dilansir situs berita Aljazeera (27/8).

Selain faktor di atas, minimnya kontak dagang, budaya, dan ilmu pengetahuan dengan negara-negara Arab juga menjadi salah satu pemicu utama melemahnya geliat tradisi dan bahasa Arab di Bosnia.

“Sekarang ini program pertukaran budaya antara Bosnia dan negara-negara Arab semakin minim. Jika dulu banyak dibuka kelas-kelas musiman bahasa Arab, kini probgam tersebut tidak lagi ditemukan. Selain itu, beberapa Universitas Bosnia juga tidak mempunyai banyak dosen yang mumpuni untuk mengajar bahasa Arab, baik yang berasal dari dalam negeri atau yang didatangkan dari negara-negara Arab.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dorakovic juga menambahkan, negara-negara Arab terkesan kurang begitu menaruh perhatian atas perkembangan kajian bahasa dan budaya Arab di Bosnia. Negara-negara Arab juga tidak menaruh perhatian besar terhadap dilema hampir punahnya bahasa Arab di Bosnia.

Sekalipun demikian, Darkovic dan rekan-rekannya terus berusaha keras untuk menjaga dan melestarikan tradisi dan bahasa Arab di negerinya, salah satunya dengan membuka sekolah-sekolah Islam, yang menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa pengantar utama, juga dengan membuka jurusan Bahasa Arab dan Islamic Studies di Universitas Sarajevo.

“Bangsa Bosnia butuh untuk terus melestarikan bahasa dan tradisi Arab, karena bagaimanapun bahasa dan tradisi itu adalah bagian dari identitas dan sejarah kami.”

Bahasa Arab telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Bosnia, utamanya sejak masa awal mula menyebarnya agama Islam di negeri Balkan itu (abad ke-15). Bahasa Arab adalah bahasa agama, budaya, dan mendominasi bidang sastra, dagang, juga administrasi negara. Huruf yang digunakan untuk menulis pun adalah huruf Arab. [jzr/atj/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Belajar Dari Musharraf Dan Saakashvili [2]
Tulisan selanjutnya Muslim Voyvodina Serbia Sambut Ramadhan dengan Masjid Baru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?