Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rusia akan Lanjutkan ‘Operasi Militer’ di Ukraina Hingga Berhasil

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 5 Juli 2022 23:05 11:05 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 5 Juli 2022 23:30
Bagikan
operasi militer rusia
Bagikan

Hidayatullah.com — ‘Operasi’ militer Rusia di Ukraina akan berlanjut sampai tugas-tugas yang ditetapkan oleh Presiden Vladimir Putin selesai sepenuhnya, kata Menteri Pertahanan Sergey Shoygu, Selasa (04/07/2022).

Menhan Rusia itu menyebut prioritas operasi militer adalah menjaga kehidupan dan kesehatan militer Rusia dan mengesampingkan ancaman terhadap warga sipil.

“Militer Rusia tidak akan berhenti setelah pembebasan total wilayah Republik Rakyat Luhansk. Operasi militer khusus akan berlanjut sampai tugas yang ditetapkan oleh komandan tertinggi selesai sepenuhnya,” katanya di depan pemimpin militer lain di Moskow.

Barat melanjutkan pengiriman senjata ke Ukraina, yang menurut penilaian Shoygu, dilakukan “untuk memperpanjang konflik.”

Dia juga mencatat bahwa lebih dari 28 ton pengiriman militer telah dikirim ke negara itu sejak perang meletus pada 24 Februari, sementara sebagian dari mereka pergi ke pasar gelap dan dijual kembali ke Timur Tengah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara itu, jumlah tentara bayaran asing di Ukraina telah berkurang, beberapa dari mereka kehilangan nyawa dalam pertempuran, dan yang lainnya meninggalkan negara itu, kata Shoygu.

“Hanya dalam 10 hari terakhir 170 tentara bayaran tewas, 99 menolak untuk berpartisipasi dalam permusuhan dan meninggalkan wilayah Ukraina,” katanya.

Militer Rusia, selain melakukan operasi militer, mengambil bagian dalam kegiatan kemanusiaan, memberikan dukungan kepada warga sipil “dari kota-kota yang dibebaskan,” dan memastikan kehidupan yang damai di wilayah yang dikendalikan oleh pasukan Rusia, katanya.

Selain itu, mereka mempertahankan keselamatan navigasi di Laut Hitam dan Laut Azov, tambahnya.

“Kami telah membuat dua koridor kemanusiaan untuk pergerakan kapal sipil di Hitam (Laut) dan Laut Azov. Bahaya ranjau di wilayah perairan pelabuhan Mariupol (di Ukraina) telah sepenuhnya dihilangkan,” kata Shoygu.

Juga, kegiatan skala besar sedang dilakukan di wilayah Luhansk dan Donetsk Ukraina untuk membersihkan ranjau. Sejauh ini, lebih dari 3.700 hektar lahan telah diperiksa untuk ranjau, sementara lebih dari 46.300 alat peledak ditemukan dan dijinakkan, katanya.

Hampir 4.900 warga sipil tewas di Ukraina sejak perang dengan Rusia dimulai pada 24 Februari.

Lebih dari 15 juta orang terpaksa meninggalkan rumah mereka, termasuk lebih dari 8,4 juta yang telah melarikan diri ke negara lain, menurut angka PBB.

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:konflik ukraina vs rusiaperang rusiaPerang Rusia Ukrainaperang rusia vs ukrainaPerang ukraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya penangkapan warga palestina Pasukan ‘Israel’ Pukuli Pekerja Palestina Hingga Mati
Tulisan selanjutnya Klaim Ada Pelanggaran, Kemensos Cabut Izin Pengumpulan Uang dan Barang ACT

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?