Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gara-gara Percaya Adat, Pria Ini Dikubur Hidup-hidup sebagai Pengorbanan untuk Ibu Pertiwi

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Agustus 2022 21:25 9:25 pm
Ahmad
Dipublikasikan 12 Agustus 2022 21:45
Bagikan
Victor Hugo Mica Alvarez
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pria menggambarkan saat dia membuka peti mati setelah dikubur hidup-hidup oleh pengunjung festival di Bolivia ‘sebagai pengorbanan untuk Ibu Pertiwi’, kutip portal berita MailOnline. Saat kejadian pada 5 Agustus, korban, Victor Hugo Mica Alvarez, tidak sadarkan diri karena mabuk berat.

Alvarez, 30, baru menyadari dirinya beraada di peti mati di kota Achacachi, 80,5 kilometer (km) dari lokasi festival lokal. Festival Ibu Pertiwi melihat orang-orang berterima kasih kepada Pachamama yang merupakan dewi bumi dan kesuburan menurut kepercayaan Bolivia, dimana mereka mempersembahkan korban, yang dikenal sebagai ‘sallu’ ke Bumi.

Penduduk asli Bolivia percaya bahwa dewi ‘membuka mulutnya’ untuk menelan korban pada bulan Agustus dengan orang-orang yang mempersembahkan apa saja termasuk hewan hidup, daun kakao, dan manisan.  Ada yang mengatakan bahwa ritual pengorbanan dan persembahan manusia sebagai adat yang telah dilakukan sejak zaman dahulu ini masih dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

Alvarez percaya bahwa peserta festival lain telah menguburnya hidup-hidup sebagai pengorbanan. Menurut kesaksiannya yang diterbitkan oleh surat kabar Bolivia Página Siete , setelah minum alkohol dengan seorang teman ia tidak sadar.

Alvarez terbangun dan baru menyadari jika dia ada di dalam sebuah kotak yang tertutup tanah, di tanah kosong yang terletak di kota Achacachi. “Kami menari dan minum di festival dan setelah itu saya tidak ingat apa yang terjadi,” katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Satu-satunya hal yang saya ingat adalah saya pikir saya masih di tempat tidur. Saya ingin bangun untuk buang air kecil tetapi tidak bisa bergerak,” katanya. “Ketika saya mendorong peti mati, saya bisa memecahkan kaca dan keluar,” kata Alvarez kepada saluran berita lokal Pagina Siete.

Ketika Alvarez melaporkan kejadian itu ke polisi, mereka menolak untuk mempercayainya dan menuduhnya terlalu mabuk.  Pengorbanan Pachamama terus berlanjut sepanjang tahun dengan banyak penduduk asli berpartisipasi dalam tarian dan upacara ritual. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:adatIbu Pertiwipengorbananpria dikuburritualtradisi BoliviaVictor Hugo Mica Alvarez
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Digelar Akhir Agustus, Sembilan Negara Ikut Ambil Bagian di Muslim Life Fest di BSD
Tulisan selanjutnya Innalillahi… Pendiri Hidayatullah Ustadz Nazir Hasan Wafat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Feature
29 Agustus 2026 10:49
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?