Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Musibah Covid-19 Sebabkan 570 Pastor dan Suster di India Mmeninggal Dunia

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 Agustus 2022 19:51 7:51 pm
Ahmad
Dipublikasikan 22 Agustus 2022 20:35
Bagikan
Seorang pemimpin imam Katolik India merayakan Misa pribadi pada acara Minggu Palma selama lockdown nasional sebagai tindakan pencegahan terhadap Covid-19 di Kota Secunderabad, pada 5 April 2020. (Foto: AFP)
Bagikan

Hidayatullah.com—Jumlah imam dan biarawati di India yang meninggal dunia karena Covid-19 mencapai 570 orang, di mana kasus kematian terakhir terjadi pada 18 Agustus, demikian dikutip UCA News.

Pastor Petrus Kullu SVD, imam senior di Negara Bagian Odisha timur meninggal di sebuah rumah sakit swasta di Odisha setelah berjuang melawan virus itu, kata Pastor Victor Rodrigues, Wakil Provinsial di SVD Provinsi India Timur. Pastor Kullu menderita flu musiman sejak 12 Agustus dan minum obat, tetapi pengobatan itu tidak bisa memperbaiki kesehatannya, kata Pastor Rodrigues.

Setelah mengeluh terkait masalah pernapasan, dia dirawat di Rumah Sakit St. Maria pada 16 Agustus. Pada 17 Agustus, para dokter mengidentifikasi gejala Covid-19, meski hasil tesnya negatif.

Paru-paru Kullu terinfeksi parah, dan dia meninggal di rumah sakit itu pada hari berikutnya. Pastor Rodrigues mengatakan pemakaman dan penguburan konfraternya dilakukan pada 20 Agustus.

“Dengan meninggalnya Pastor Kullu, Gereja Katolik di India telah kehilangan 304 imam dan 266 suster akibat Covid-19,” kata Pastor Suresh Matthew OFMCap, yang telah mengumpulkan data tentang kematian para imam dan suster Katolik di India selama pandemi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pastor Mathew, pemimpin redaksi Indian Currents, sebuah majalah berita mingguan berbahasa Inggris yang dikelola Gereja, berbicara kepada UCA News pada 19 Agustus tentang kerugian besar yang diderita Gereja Katolik di India akibat Covid.

Kematian tersebut merupakan “kerugian besar bagi Gereja Katolik di India di mana ia membutuhkan lebih banyak misionaris yang berdedikasi untuk melayani orang-orang di daerah terpencil”.  Sebagian besar kematian imam dan suster, kata Pastor Mathew, dilaporkan dari stasi terpencil di negara itu di mana tidak ada fasilitas medis yang memadai.

“Banyak yang gagal mendeteksi penyakit pada tahap awal atau gagal mendapatkan perawatan yang tepat yang menyebabkan kematian mereka,” kata imam itu.

Banyak yang memiliki kesempatan untuk pindah ke tempat yang lebih baik untuk pengobatan, tetapi mereka tinggal bersama orang-orang yang tidak memiliki kemampuan pengobatan yang lebih baik dan akhirnya meninggal, tambah imam itu.  Pastor Mathew telah mencatat jumlah korban tewas sejak April 2020.

Serikat Yesus (SJ) mengalami kehilangan dengan jumlah tertinggi, yakni 44 orang, diikuti oleh Salesian Don Bosco (SDB) 17 orang, dan SVD 16 orang. Missionaries of Charity (MC kehilangan 23 suster, disusul Kongregasi Mother Carmel (CMC) 12 suster.

Pastor Mathew juga tidak menutup kemungkinan hilangnya catatan para imam dan suster yang meninggal pada tahap awal ketika pandemi mulai merebak di negara itu. “Tapi, itu mungkin bukan jumlah yang benar,” tambah imam itu.

India telah mencatat sekitar 44,3 juta infeksi dan sekitar 567.000 orang meninggal akibat virus itu, menurut situs Our World in Data.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19gereja Indiapastor Indiasuster India
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ulama kemerdekaan Kemerdekaan dan Perjuangan Kaum Sarungan
Tulisan selanjutnya Heboh Mie Gacoan Tak Bisa Disertifikasi Halal, Ini Penjelasannya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?