Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hungaria Lampu Hijau Pembangunan Reaktor Nuklir Oleh Rusia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Agustus 2022 07:06 7:06 am
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Agustus 2022 07:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Hungaria hari Jumat (26/8/2022) memberikan lampu hijau bagi pembangunan dua reaktor nuklir baru oleh perusahaan asal Rusia Rosatom.

Pembangunan akan segera dimulai dalam beberapa pekan mendatang, setelah perizinan dari pihak regulator dikeluarkan.

“Ini adalah langkah besar, sebuah tonggak penting,” kata Menteri Luar Negeri Peter Szijjarto di akun Facebook-nya setelah regulator nasional hari Kamis akhirnya mengeluarkan izin yang sempat tertunda berkali-kali.

“Kita sekarang dapat beralih dari tahap perencanaan ke konstruksi. Anda akan melihatnya di lokasi Paks dalam beberapa pekan mendatang,” kata Szijjarto.

Dia menambahkan adalah “realistis” untuk berharap reaktor baru itu dapat beroperasi pada tahun 2030.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kesepakatan untuk membangun dua reaktor nuklir baru yang akan menghasilkan listrik 1.200 megawatt di lokasi Paks, sekitar 100 km arah selatan dari Budapest, dibuat pada tahun 2014. Dengan demikian, listrik yang akan dihasilkan oleh PLTN itu meningkat lebih dari dua kali lipat.

Dibangun pertama kali dengan teknologi era Soviet pada tahun 1980-an semasa kekuasaan komunis di Hungaria, PLTN itu saat ini menyediakan sekitar 40 persen kebutuhan listrik Hungaria.

“Dengan cara ini kita akan memastikan keamanan energi Hungaria dalam jangka panjang dan melindungi Hungaria dari perubahan harga energi yang liar,” kata Szijjarto, seperti dikutip AFP.

Rusia membiayai sebagian besar proyek itu dengan pinjaman 10 miliar euro ($10 miliar) ke Hungaria, yang akan menanggung sisa biaya 2,5 miliar euro.

Sebelumnya negara sesama anggota Uni Eropa, Finlandia, membatalkan proyek pembangkit listrik tenaga nuklir Rusia yang serupa pada bulan Mei disebabkan invasi Rusia ke Ukraina.

Hungaria di bawah kepemimpinan Presiden Viktor Orban melawan Uni Eropa yang berusaha mengisolasi dan menjatuhkan sanksi atas Rusia terkait invasi pasukan Moskow ke Ukraina. Bagaimanapun Hungaria dan semua negara Uni Eropa masih membutuhkan gas, minyak asal Rusia untuk kebutuhan energi mereka meskipun bersikap garang terhadap Moskow.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hungarialistriknuklirPLTNRosatomrusiaUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Argentina Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Kokain Tujuan Dubai
Tulisan selanjutnya Polri Siap Buka Kembali Kasus KM 50? Pengacara Laskar FPI: Kami Optimistis dan Realistis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat

Berita
12 Juli 2026 17:41
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?