Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pasukan Ukraina Keluar dari Misi PBB di RD Kongo

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 September 2022 08:57 8:57 am
Ama Farah
Dipublikasikan 19 September 2022 08:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebanyak 250 personel tentara Ukraina dalam misi penjaga perdamaian PBB di Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) angkat ransel pulang ke negeri asal untuk melawan pasukan Rusia.

Ketika penarikan unit penerbangan Ukraina diumumkan pada bulan Maret, para diplomat memperingatkan bahwa hal itu dapat membuat misi PBB kekurangan helikopter.

Kendaraan udara sangat penting dalam perang melawan berbagai kelompok pemberontak yang berbasis di hutan lebatdi bagian timur RD Kongo.

Delapan helikopter Ukraina mencakup sekitar sepertiga dari armada udara PBB.

Sejak invasi Rusia pada bulan Februari, Ukraina telah menarik pasukannya dari sejumlah misi penjaga perdamaian PBB lainnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jacques Ndjoli, yang bertugas di komite pertahanan parlementer RD Kongo, mengatakan kepada BBC (18/9/2022) penarikan itu relatif serius, namun dia menegaskan bahwa membawa perdamaian ke negara Afrika itu utamanya merupakan tanggung jawab tentara Kongo.

Komandan pasukan PBB asal Brazil  Jenderal Marcos da Costa, memuji pasukan Ukraina dengan mengatakan “kontribusi besar mereka selama 10 tahun” sangat dihargai.

Misi pasukan penjaga perdamaian PBB di RD Kongo, Monusco, belakangan ini mendapat banyak tekanan di negara itu.

Masyarakat setempat menilai pasukan PBB tidak berbuat cukup untuk memulihkan perdamaian di kawasan timur, di mana banyak kelompok bersenjata beroperasi selama tiga dekade, membunuh, memperkosa dan menjarah sumber daya mineral yang kaya di kawasan itu seperti emas dan batu berlian.

Pada bulan Juli, 36 orang – termasuk empat penjaga perdamaian PBB – tewas ketika warga pengunjuk rasa menggeledah gedung-gedung PBB di kota-kota di bagian timur RD Kongo.

Setelah 22 tahun di negara itu, misi itu seharusnya sudah hampir berakhir, tetapi hingga sekarang belum ada tanggal yang ditetapkan untuk menyudahi operasinya.

Monusco merupakan salah satu misi perdamaian PBB yang terbesar dan termahal dari 12 misi penjaga perdamaian PBB yang ada saat ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Petani Gaza Temukan Lantai Mosaik Era Bizantium
Tulisan selanjutnya Erdogan Jalan-Jalan di Central Park Amerika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Berita
17 Oktober 2026 21:46
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?