Hidayatullah.com–Penasehat Presiden Turki, Irsyad Hermozul, Senin
(7/6) menyambut baik permintaan Iran untuk mengawal bantuan kemanusiaan
selanjutnya yang akan menuju Gaza. Keinginan Iran ini mengingat telah
terjadinya peristiwa berdarah di atas kapal Mavi Marmara yang merupakan
rombongan kafilah armada kebebasan pada 31 Mei dini hari pekan lalu.
Demikian dilansir Al Arabiya.net (7/6).
Kepada Al Arabiya, Hermozul mengatakan bahwa usulan Iran untuk mengawal
kapal armada kebebasan ini adalah memang keinginan Iran sendiri.
Perwakilan dari Pemimpin Iran Ayatullah Ali Khamenei mengatakan, pasukan
elit revolusi Iran siap untuk memberikan pengawalan militer kepada
kapal kargo yang berusaha membuka blokade Israel atas Jalur Gaza.
Ali Shirazi, wakil dari Khamenei mengatakan bahwa Angkatan Laut Iran
akan mengeluarkan semua kapasitas dan kemampuan mereka untuk menjaga
kafilah perdamaian yang akan menembus Jalur Gaza.
Sedangkan Israel menilai apa yang dilakukan Iran adalah tindakan yang
sangat provokatif. Bahkan Israel menuduh Iran telah memasok senjata
kepada Hamas.
Syirazi mengatakan, Iran akan terus melakukan upaya-upaya internasional
lebih lanjut untuk dapat membuka blokade Israel terhadap Jalur Gaza.
Sementara itu Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan akan terus
mencegah masuknya kapal apapun ke Jalur Gaza. [sdz/aby/hidayatullah.com]