Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sekuriti Kedubes Inggris di Berlin Mengaku Bocorkan Informasi ke Rusia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 November 2022 07:28 7:28 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 November 2022 07:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang petugas sekuriti Kedubes Inggris di Berlin mengaku bersalah memberikan materi rahasia kepada atase militer Rusia.

David Smith, 58, terancam hukuman penjara maksimal 14 tahun setelah mengaku memberikan informasi tentang staf dan denah Kedutaan Besar Inggris berikut informasi rahasia lainnya antara Mei 2020 dan Agustus 2021.

Petugas sekuriti itu diringkus dalam operasi penangkapan dan diekstradisi kembali ke Inggris dari Jerman pada bulan April untuk diadili di Old Bailey, pengadilan pidana pusat untuk wilayah England dan Wales, dengan undang-undang Official Secrets Act.

Sepekan lalu dia menyatakan dirinya tidak bersalah dalam delapan dakwaan, tetapi baru dapat dikabarkan sekarang setelah dakwaan kesembilan dibatalkan oleh jaksa penuntut, lansir The Guardian Jumat (11/11/2022).

Investigasi bersama aparat keamanan Jerman dan Inggris menyimpulkan Smith sudah menjual informasi ke Rusia sejak musim semi 2020 setelah agen-agen MI5 dan kolega-kolega Eropanya menginterogasinya selama berbulan-bulan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut dakwaan, Smith membagikan informasi rahasia kepada Mayjen Sergey Chukhurov, atase militer Rusia, perihal identitas, alamat dan nomor telepon sejumlah pegawai sipil Kedutaan Inggris antara Oktober dan Desember 2020.

Hasil penggerebekan tempat tinggal Smith di Berlin menunjukkan bahwa dia memfoto kartu milik petugas sekuriti, bagan organisasi, poster dan tulisan-tulisan yang tertera di papan kedutaan. Dia juga menyimpan denah bangunan kedutaan yang dibuatnya dengan merekam video tata letak ruangan saat menyusuri lorong-lorongnya.

Petugas juga menemukan email dan dokumen bertuliskan “secret” – yang sepertinya siap untuk diserahkan kepada kontaknya orang Rusia – dan uang tunai €800 yang tidak diketahui asal-usulnya. Polisi mengatakan Smith hidup dengan gaya yang melebihi dari kemampuan gajinya.

Smith, berasal dari Paisley, Renfrewshire, sudah dipekerjakan di Kedubes Inggris di Berlin sebagai petugas sekuriti selama sekitar 8 tahun. Menurut jaksa, pada suatu titik dia kecewa dengan Barat dan menjadi pendukung Rusia.

Di flatnya di Potsdam, tepat di luar Berlin, polisi menemukan bendera Rusia di sudut ruang tamu, lambang angkatan laut Rusia di dinding dan topi militer Soviet berlogo palu arit.

Petugas juga menemukan draf surat yang ditujukan kepada Kolonel Sivov, mantan atase militer Rusia, tertanggal 14 Mei 2020, di mana Smith mengatakan dia bekerja di kedutaan dan ingin tetap identitasnya disembunyikan.

Smith kemudian menawarkan untuk memberikan sebuah buku dari bagian pertahanan kedutaan bertanda “official sensitive”, yang dikatakan kepada orang Rusia itu mungkin dia “bisa memanfaatkannya”.

Pengacara Smith mengatakan jaksa bersikap melebih-lebihkan motivasi kliennya. Matthew Ryder KC bersikukuh mengatakan tindakan kliennya semata adalah tindakan emosional dari seorang karyawan yang merasa tidak puas, bukan mata-mata. Kliennya tidak memiliki maksud negatif terhadap Inggris.

Namun, jaksa berargumen bahwa Smith – jika sekedar marah dan kesal –  bisa saja memberikan informasi yang lain. Jaksa menuding Smith ingin sengaja merusak Kedubes Inggris dan negara Inggris.

Uji fakta di pengadilan untuk menentukan lamanya hukuman Smith diperkirakan berlangsung pada Februari tahun depan. Smith akan ditahan sampai persidangan selesai.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:atase militer RusiaBerlinKedubes Inggrismata-mata
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama Uighur Mahsum Syeikh Abdul Hakim Mahsum, Ulama Uighur Pejuang Kemerdekaan Turkistan
Tulisan selanjutnya China Longgarkan Aturan Meskipun Kasus Covid-19 Naik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?