Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

China Longgarkan Aturan Meskipun Kasus Covid-19 Naik

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 November 2022 08:26 8:26 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 November 2022 08:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– China melonggarkan aturan Covid-19 meskipun kasus infeksi mencapai titik tertinggi kurun beberapa bulan terakhir di sejumlah daerah.

Masa karantina di fasilitas negara untuk kontak dekat dipotong dari tujuh hari menjadi lima hari dan tiga hari untuk yang melakukan isolasi di rumah.

Petugas juga tidak akan lagi mendata kontak sekunder – artinya banyak orang akan terhindar dari kewajiban karantina.

Kebijakan baru ini diambil beberapa pekan setelah Xi Jinping dipastikan akan memimpin China untuk periode ketiga dalam kongres Partai Komunis bulan lalu. Hari Kamis (10/11/2022), Xi menggelar rapat Covid-19 pertama dengan Komite Pengarah baru yang dibentuk dalam kongres.

Kebijakan zero-Covid yang ditetapkan oleh pemerintah China membantu menekan angka kematian, tetapi pada saat yang sama melumpuhkan perekonomian dan menyengsarakan kehidupan rakyat kebanyakan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Beberapa waktu belakangan masyarakat China tampak semakin lelah dengan aturan Covid yang terlalu ketat. Cerita-cerita tentang hambatan, kesulitan, kesengsaraan yang dialami warga akibat berbagai pembatasan Covid-19 banyak dilontarkan di media sosial sehingga menyulut kemarahan masyarakat.

Kota-kota besar seperti Beijing, Guangzhou dan Zhengzhou saat ini mengalami peningkatan jumlah infeksi tertinggi kurun beberapa bulan terakhir.

Pada hari Kamis, China mencatat lebih dari 10.500 kasus Covid baru – total harian tertinggi sejak April ketika China menutup kota terbesarnya Shanghai untuk memerangi wabah di sana, lansir BBC.

Komisi Kesehatan Nasional China bersikukuh mengatakan bahwa pelonggaran aturan bukan berarti pelonggaran pencegahan dan pengendalian, apalagi sampai membuka kembali lebar-lebar aktivitas warga.

Xi bersikeras untuk tetap berpegang pada kebijakan nol-Covid yang ketat yang mengharuskan lockdown.

Contohnya, pekan ini di Guangzhou – pusat gelombang Covid saat ini di China – penduduk setempat di satu distrik dilarang keluar rumah dan hanya satu anggota dari setiap rumah tangga yang diizinkan keluar membeli kebutuhan harian.

Transportasi umum dihentikan, sementara sekolah dan tempat kerja juga ditutup.

Di Zhengzhou, salah satu pusat wabah Covid di China, lockdown mendorong banyak pekerja Foxconn – yang dipaksa karantina di lokasi pabrik –  untuk melarikan diri dari daerah tersebut dengan berjalan kaki karena tidak ada kendaraan umum.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinacovid-19Faoxconnlockdown
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sekuriti Kedubes Inggris di Berlin Mengaku Bocorkan Informasi ke Rusia
Tulisan selanjutnya Israel Deteksi Kolera di Waduk Yarmoukim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mantan Presiden Kosovo Dihukum Penjara 25 Tahun karena Kejahatan Perang

Berita
19 September 2026 10:17
MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah
Asap Tebal Muncul Dekat Bandara, Houthi Klaim Lancarkan Serangan ke Riyadh
Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda
Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital

Terbaru

  • Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain
  • Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital
  • Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’
  • Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara
  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’
  • Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
  • Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda
  • Hari Solidaritas Hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel Ajak Muslimah Bangga Berhijab
  • KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
  • Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?