Hidayatullah.com—Guru Besar Fikih Perbandingan Islam jebolan Al-Azhar, Prof Dr Muhammad Naim Yasin meninggal dunia meninggal dunia pada Senin, 2 Januari 2023, dalam usia 80 tahun. Pria kelahiran Palestina ini dikenal memiliki banyak kontribusi dan karya Islam dan menghabiskan hidupnya.
“Beliau masyhur karena karya populer dan monumental Kitab Al Iman; Arkanuhu, Haqiqatuhu wa Nawaqidluhu yang dicetak ulang puluhan kali,” ujar tokoh muda Muhammadiyah, Fahmi Salam dalam unggahan di akun Instagramnya, Rabu (4/1/2023).
Sejumlah tokoh dan lembaga internasional mengucapkan bela sungkawa dan kehilangan atas kepergianya. “Perhimpunan Cendekiawan Muslim di #Irak berduka atas meninggalnya Profesor Dr. (Muhammad Naim Yassin), Profesor Fikih di Fakultas Syariah Universitas Yordania, dan salah satu sarjana syariah tenama di Yordania, ” tulis akun twitter Dewan Ulama Muslim Iraq.
Dr Muhammad Naim Abd al-Salam Ibrahim Yassin lahir di kota Salfit di Palestina pada 11 Mei 1943. Usai menyelesaikan pendidikan menengah di Palestina, selanjutnya melanjutkan pendidikan di Universitas Damaskus tahun 1964, dan melanjutkan pascasarjana hingga memperoleh gelar master dalam ilmu hukum perbandingan dari Universitas Al-Azhar tahun 1968.
Muhammad Naim kemudia melanjutkan program doktoral di universitas yang sama dalam jurusan perbandingan fikih tahun 1972. Usai lulus Al-Azhar ia mengajar di Universitas Yordania, dari tahun 1972 hingga 1978, kemudian mengajar di Universitas Kuwait dari tahun 1978 sampai tahun 1992, kemudian pindah di Sekolah Tinggi Syariah dan Hukum Universitas Qatar tahun 1995 sampai 1998.
Ia juga diangkat sebagai guru besar di Sekolah Tinggi Syariah Universitas Kuwait tahun 2000/2001, dan Sekolah Tinggi Syariah dan Hukum, International Islamic Sciences University dari 2008-2009.
Dr. Muhammad Naim Yassin dikenal sebagai seorang cendekiawan yang memiliki banyak karya ilmiah. Di antara buku-buku yang ditulis mengenai masalah zakat, wakaf, hukum Islam, medis dan topik masa kini.
Selama perjalanan akademiknya, Dr. Muhammad Naim memangku beberapa posisi administratif, seperti menjabat sebagai presiden Departemen Fikih dan Hukum di Universitas Yordania dari tahun 1977 hingga 1979, dan menjabat sebagai presiden Departemen Fikih Perbandingan di Universitas Kuwait dari tahun 1986 – 1990, menjadi ketua Departemen Hukum Universitas Ilmu Islam Internasional 2008/2009, berkontribusi dalam pengembangan rencana studi dan konten ilmiah di fakultas Syariah dan Hukum di Universitas Jordan, Universitas Kuwait dan Universitas Qatar, dan arbitrase dalam penelitian ilmiah dan produksi untuk tujuan publikasi, promosi dan penghargaan ilmiah. Keanggotaan dalam badan ilmiah dan komite Akumulasi pengalaman ilmiah dan praktis dengan Dr. Muhammad Naim Yassin berkontribusi pada permintaannya untuk berpartisipasi dalam sejumlah badan dan komite ilmiah.*