Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perayaan Thanksgiving, Tapi Puluhan Juta Rakyat AS Lapar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Selagi kebanyakan warga Amerika Serikat mempersiapkan perayaan Thanksgiving yang bertepatan pada pada hari Kamis 25 Nopember, satu dari enam orang warga AS kelaparan, termasuk seperempat anak-anak di negara maju dan kaya tersebut.

Thanksgiving adalah semacam hari pesta panen sebagai wujud syukur, yang dirayakan di Amerika Serikat dan Kanada. Biasanya rumah tangga di sana menyediakan hidangan daging kalkun sebagai menu spesial. Di AS Thanksgiving dirayakan setiap Kamis keempat bulan Nopember.

Secara global, 925 juta orang di dunia atau kurang sedikit dari 15% dari total populasi dunia menderita kurang gizi. Ironisnya, upaya Washington untuk memerangi kelaparan di luar negeri sepertinya lebih berhasil dibanding mengatasi kelaparan di dalam negeri. Begitu kata para analis.

Pekan lalu, Departemen Pertanian AS memperkirakan bahwa 49 juta warganya, termasuk 17 juta anak-anak, mengalami kekurangan makan sekitar sepekan menjelang Thanksgiving tahun 2009, pada saat di mana dapur-dapur rumah di negara kaya itu menyajikan masakan istimewa.

Angka kekurangan pangan di rumah-rumah tangga Amerika Serikat melonjak tajam di tahun 2008 akibat krisis ekonomi. Tapi rupanya kondisi itu belum juga pulih di tahun 2009.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Untuk mengatasi masalah tersebut pemerintah AS mengeluarkan kebijakan program bantuan gizi. Dan keliahatannya lumayan berhasil.

Meski pengangguran meningkat dari di bawah 9 juta menjadi lebih dari 14 juta antara tahun 2008 dan 2009, angka kelaparan tidak meningkat. Demikian menurut Kevin Concannon, penasihat urusan makanan, gizi dan layanan konsumen.

Angka tersebut, katanya, “sejalan dengan apa yang kami dengar dari seluruh penjuru negeri bahwa 15 program bantuan nutrisi berjalan sebagaimana yang diharapkan, dan berpengaruh pada masyarakat. Kami telah melihat keberhasilan pelaksanaan program ini.”

Namun rupanya Washington kemudian berusaha mengurangi beban hutang federal. Sekali lagi program bantuan nutrisi tersebut melemah.

Contohnya, Program bantuan Nutrisi Tambahan atau yang sebelumnya dikenal sebagai Program Kupon Makan. Program tersebut dimaksudkan agar rakyat miskin tetap bisa membeli makanan, meski harganya bagi mereka mahal. Program itu dibiayai melalui program stimulus ekonomi, yang sekarang mengalami penyusutan.

Pengurangan anggaran katanya dialihkan untuk program nutrisi lain, namun disinyalir pula disebabkan oleh adanya tekanan politik.

Sementara itu di luar negeri, Paman Sam memerangi kelaparan lewat inisiatif Feed the Future. Program ini akan menyalurkan 3,5 milyar dolar untuk bantuan pembangunan pertanian selama tiga tahun lebih.

Pekan lalu Rajiv Shah, administrator untuk U.S. Agency for International Development (USAID), bersama Menlu AS Hillary Clinton mengumumkan bahwa Feed the Future akan diawasi oleh USAID. Dan hari Senin (23/11) Rajiv Shah mengumumkan bahwa Biro Keamanan Pangan akan terlibat dalam program tersebut.

Keterlibatan AS yang besar dalam keamanan pangan di luar negerinya diperkirakan sebagai reaksi atas krisis harga pangan tahun 2007-2008, di mana banyak negara baru menyadari bahwa mereka sangat kurang berinvestasi di bidang pertanian.[di/ips/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya TKI Butuh Perlindungan Bukan HP
Tulisan selanjutnya Mubarak: Pemukiman Israel Menyebarkan Terorisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?