Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Maladewa Tutup Spa dan Panti Pijat Setelah Rakyat Protes

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 31 Desember 2011 11:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kementerian Pariwisata Maladewa akhirnya mengeluarkan surat perintah penutupan tempat-tempat spa dan pijat yang dijadikan tempat prostitusi, setelah ribuan rakyat melakukan aksi protes Jum’at pekan lalu.

Hari Kamis (29/12/2011) sebagaimana dilansir media online Maladewa, Minivan News, sekretaris pers kepresidenan Muhammad Zuhair, mengkonfirmasi bahwa kementerian pariwisata pada hari itu telah mengeluarkan surat edaran perintah penutupan spa dan tempat pijat yang dijadikan tempat pelacuran.

Dalam surat edaran disebutkan bahwa keputusan pemerintah itu dibuat atas permintaan rakyat, yang pada pekan lalu melakukan aksi unjuk rasa menuntut penutupan lokasi spa dan panti pijat yang dijadikan sarang pelacuran.

Menurut Zuhair dalam konferensi pers, pemerintah tidak tahu tempat-tempat spa dan pijat yang dijadikan tempat pelacuran, karena ribuan rakyat yang menuntut ditutupnya fasilitas itu tidak menyebutkan secara terperinci tempat yang dimaksud.

Pemerintah akhirnya memutuskan menutup seluruh tempat spa dan pijat, karena banyak warga Maladewa, termasuk para pejabat, mengunjungi tempat-tempat wisata dan menikmati perawatan di spa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Zuhair mengatakan, pemerintah tidak mau nama baik orang-orang penting itu rusak, karena sering mengunjungi tempat-tempat semacam itu.

Di samping itu Zuhair menambahkan, sejumlah orang yang ikut melakukan aksi unjuk rasa Jum’at pekan lalu, juga memiliki usaha di bidang pariwisata. Oleh karena itu, pemerintah meyakini, karena orang-orang itu sangat memahami seluk-beluk industri resor dan spa, maka tuduhan yang diajukan pengunjuk rasa memiliki dasar yang kuat dan oleh sebab itu tidak perlu diselidiki lebih lanjut.

Pemerintah juga meminta Gasim Ibrahim, tokoh partai oposisi Jumhury yang memiliki lima resor spa, menutup tempat usahanya itu. Tapi, ia menuntut balik pemerintah ke pengadilan. Pihak pengadilan kemudian mengeluarkan surat izin operasi sampai hakim mengeluarkan putusannya.

Menteri Pariwisata Dr. Maryam Zulfa menurut Minivan News tidak dapat dmintai komentarnya tentang hal tersebut.

Sementara AFP dalam laporannya (30/12/2011), mengutip seorang pejabat senior tanpa nama yang menentang keputusan itu.

“Sebuah partai Islam menghasut menentang spa dengan harapan dapat mempermalukan pemerintah,” kata seorang tokoh senior pemerintah kepada AFP lewat telepon, yang meminta agar namanya tidak disebutkan.

Tidak cukup dengan itu, dalam laporan yang sama AFP menambahi bumbu fanatisme Islam, satu-satunya agama resmi negara Maladewa dan berdasarkan hukum 100 persen warganya adalah Muslim.

Meskipun republik Islam itu dikenal dengan reputasinya sebagai surga liburan santai, dipoles mengkilap dengan seringnya promosi marketing internasional, ada kegelisahan terkait meningkatnya pengaruh minoritas fundamentalis agama. Baru-baru ini, ada protes anti-semit terkait keputusan kementerian transportasi yang mengizinkan penerbangan langsung dari Israel, sementara restoran-restoran yang menggantung hiasan dekorasi Natal tahun lalu juga menjadi target, tulis AFP.

AFP juga menyinggung tentang sebutan “babi” dan “kafir” dalam video iseng yang dibuat dengan menjahili rekaman pernikahan sepasang penganti Barat dan tentang hukum rajam bagi pelaku zina yang mendapat sorotan kepala organisasi HAM PBB Navi Pillai.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Empat Langkah Mempelajari Islam yang Kamil [2]
Tulisan selanjutnya Aparat Keamanan Mesir Geledah 17 LSM Pro Amerika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?