Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mangkir Pajak Starbucks Didemo Warga Inggris

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Desember 2012 09:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ratusan warga Inggris melakukan demonstrasi di kafe-kafe Starbucks yang tersebar di seluruh penjuru negeri pada hari Sabtu (8/12/2012), menuding warung kopi asal Amerika Serikat itu mangkir pajak sehingga mengurangi pendapatan negara, lapor Reuters.

Sebagaimana diketahui, Inggris seperti sejumlah negara Eropa lainnya saat ini masih terlilit krisis anggaran dan terkena dampak finansial akibat melemahnya mata uang euro yang banyak digunakan di Eropa. Hal itu menyebabkan pemerintah melakukan kebijakan pengetatan anggaran dan banyak terjadi pemutusan hubungan kerja.

Di salah satu gerai kopi Starbucks, aktivis UK Uncut, gerakan anti-pengetatan anggaran Inggris, melakukan aksi duduk dengan menyanyikan slogan “Starbucks bayar pajakmu.” Mereka juga mendirikan tempat penitipan anak sebelum akhirnya dipindahkan polisi.

Menurut UK Uncut, demonstrasi digelar di 40 warung kopi Starbucks yang tersebar di berbagai wilayah Inggris, termasuk di Liverpool, Birmingham dan Cardiff. Demonstrasi digelar selama 2 hari setelah Starbucks mengatakan akan membayar 20 juta pound (US$32 juta) pajak perusahaan untuk dua tahun ke depan.

Pengumuman rencana pembayaran pajak itu dibuat setelah Starbucks mendapatkan kecaman di media dan parlemen, menyusul laporan Reuters yang mengatakan warung kopi itu tidak membayar pajak di Inggris selama lebih dari 3 tahun, padahal perusahaan tersebut mengatakan kepada investornya bahwa mereka memperoleh laba melimpah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menanggapi janji pembayaran pajak itu Rosie Rogers (26) aktivis UK Uncut mengatakan bahwa tawaran Starbucks tersebut hanyalah “sebuah pertunjukan humas yang besar,” sebuah janji manis belaka.

“Jika Starbucks, jika semua pelanggar pajak membayar kewajibannya, 25 milyar pound akan terkumpul untuk biaya pelayanan masyarakat dan memperkaya perekonomian kita,” katanya kepada Reuters di depan salah satu gerai Starbucks di London.

Di gerai Starbucks lain tidak jauh dari tempat itu, para wanita menyisipkan tubuh mereka ke dalam kantong tidur sebagai simbol transformasi gerai kopi itu menjadi kamp pengungsi wanita, sebuah layanan masyarakat yang menurut mereka ikut terkena dampak akibat pemotongan anggaran negara.

Sebelum UK Uncut melakukan demonstrasi, Starbucks secara langsung kepada pelanggannya mengumumkan akan membayar pajak perusahaan di Inggris.

Perusahaan itu mengaku selalu bertindak legal sejak mulai berjualan di Inggris tahun 1998 dan tidak menghindari pajak besar dari pemerintah. Meskipun melayani 2 juta pembeli di Inggris perminggu, Starbucks mengaku kesulitan membayar biaya sewa gerai yang terletak di lokasi-lokasi strategis, yang menurutnya mengurangi keuntungan perusahaan.

Sama seperti halnya Coca-Cola, warung kopi internasional Strarbucks merupakan pendukung zionisme dan menyisihkan labanya untuk disumbangkan ke negara Yahudi Israel. Starbucks masuk dalam daftar hitam gerakan BDS (Boycott, Divestment and Sanctions) yang menentang penjajahan atas Palestina. Tidak hanya menyumbang untuk eksistensi negara Israel, Starbucks juga melayani para prajurit Amerika Serikat yang berperang di Iraq dan Afghanistan, sama seperti halnya Coca-Cola.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:inggrisold migratepalestinayahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mempertanyakan Masa Depan Ikhwanul Muslimin di Mesir
Tulisan selanjutnya Ulama dan Warga Saudi Minta ‘Mufti Palsu’ Ditindak Tegas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?