Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Di Australia, Geert Wilders akan Kampanye Anti Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Februari 2013 19:37 7:37 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Februari 2013 19:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Politisi sayap kanan asal Belanda Geert Wilders yang kerap menyerang Islam berencana akan berkunjung ke Australia. Australia sendiri memiliki sikap sendiri menghadapi politisi yang sering menyinggung suku, ras, dan agama (SARA) ini.

Kepada program televisi ABC, ‘Lateline’, Wilders ingin memperingatkan Australia yang membiarkan imigrasi besar-besaran orang-orang dari negara Muslim, “sebab Islam dan kebebasan tidak kompatibel.”

“Saya percaya dengan adanya imigrasi massal ke dalam masyarakat kita yang bebas, maka masyarakat ini akan berubah, dan mereka akan berubah menjadi buruk,” kata Wilders.

Karenanya, ia ingin menghentikan umat Muslim untuk bermigrasi ke negara-negara Barat.
Wilders juga mengaku kunjungannya ke Australia adalah bagian dari misinya untuk menjaga kebebasan negara barat dari migrasi umat Muslim, termasuk negara Australia. [baca: Wilders Peringatkan Australia Soal Imigran Muslim]

“Dalam beberapa dekade terakhir, tatanan sosial kita telah berubag dengan masuknya Muslim. Keadaan ini bahkan semakin buruk. Mereka yang bukan berasal dari negara barat, dalam hal ini Muslim, seringkali terlibat dalam kejahatan. Mereka juga ketergantungan dengan bantuan sosial,” jelasnya dikutip Radio ABC, hari Kamis (14/02/2013).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Jalanan kita dipenuhi dengan wanita berkerudung dan cadar, itu tidak bisa diterima lagi, semakin parah.”

Namun, Jaksa Agung Australia, Mark Dreyfus mengatakan tidak ada tempat di Australia bagi Geert Wilders dengan komentarnya yang kerap berbau SARA.

Dreyfus berharap warga Australia mengutuk pandangan Wilders soal Islam, karena dianggapnya tidak menghargai perbedaan budaya dan perdamaian yang sudah dimiliki Australia.

Sebelum ini, penghujat Islam yang pernah membuat film sensasional berjudul Fitna ini pernah ditolak masuk Inggris karena dianggap sebagai sosok penebar kebencian terhadap Islam.

Pemerintahan negeri Ratu Elizabeth itu menolaknya karena kehadirannya dianggap sebagai ancaman bagi keamanan publik.

Wilders akan berkunjung ke Australia pekan depan untuk berbicara soal sikap politiknya yang anti Islam.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tiga Peserta Marathon
Tulisan selanjutnya Selidiki Dugaan Pelanggaran HAM, DPR akan Bentuk Panja Densus 88

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?