Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Posting di FB, Aktivis Rohingya Diciduk Aparat Myanmar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Agustus 2013 11:26 11:26 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Agustus 2013 11:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang aktivis Rohingya telah ditangkap di Myanmar, setelah memajang foto-foto kekerasan aparat terhadap Muslim yang kehilangan tempat tinggal akibat kerusuhan di negara bagian Arakan (Rakhine).

Tidak diketahui tuntutan hukum apa yang bakal dijeratkan kepada Than Shwe, seorang waga Muslim Myanmar (Rohingya).

Seorang anggota polisi yang tidak mau menyebutkan namanya -karena tidak berhak bicara ke media- hari Rabu (15/8/2013) mengatakan bahwwa Than Shwe berusaha membuat onar saat kunjungan pelapor khusus HAM PBB.

Pelapor khusus HAM PBB, Thomas Ojea Quintana, melakukan kunjungan keliling menyusul terjadinya bentrokan di Arakan.

Quintana mendesak pemerintah Myanmar membebaskan aktivis itu, lapor majalah berita The Irrawaddy dikutip Aljazeera.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Aung Win, seorang aktivis Rohingya terkemuka, mengatakan bahwa istri Than Shwe menghubungi Quintana pada hari Selasa lalu untuk melaporkan penangkapan suaminya.

“Dia [Quintana] mengatakan kepada para pemuka masyarakat kami bahwa dirinya telah meminta pemerintah untuk membebaskan semua orang yang ditahan, termasuk Than Shwe,” kata Aung Win dikutip The Irrawaddy.

Menurut laporan lembaga pengungsi PBB UNHCR, sedikitnya satu orang tewas dan 10 orang lainnya luka-luka akibat bentrokan di kamp pengungsian Muslim Rohingya Jumat pekan lalu.

Bentrokan terbaru itu terjasi setelah mayat seorang nelayan ditemukan mengapung di sungi kecil dekat kamp pengungsi Ohn Taw Gyi, kata seorang jurubicara pemerintah Arakan, Win Myaing, yang menyebut kematian itu akibat tenggelam.

Namun, kabar yang beredar cepat di masyarakat mengatakan pria itu dipukuli hingga mati oleh polisi.

“Pria itu mengeluarkan darah dari kuping. Kelihatannya dia habis dipukuli di bagian wajahnya dengan popor senapan, semua giginya copot,” kata Aung Win yang melihat mayat korban sebelum dimakamkan.

“Ini bukan karena tenggelam. Dia kelihatan jelas dipukuli dan disiksa,” tegas Aung Win.

Keributan terkait mayat tersebut dan penahanannya oleh aparat mengakibatkan sejumlah kerusuhan, di mana kemudian polisi menembakkan senjata ke arah kerumunan massa setelah sebelumnya menembakkan peluru ke udara, kata Win Myaing.

Than Shwe, yang bekerja untuk sebuah organisasi penyalur bantuan kemanusian ke kamp-kamp pengungsi Muslim Rohingya, dituduh memajang foto-foto korban tewas akibat kekerasan aparat Myanmar ke internet, kata Aung Win.

Dua puluh orang anggota polisi mendatangi rumahnya dan membawanya ke kantor polisi setempat pada hari Senin kemarin, imbuhnya.

Dari Jenewa, UNHCR menyeru agar dilakukan dialog damai guna mengakhiri masalah tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berdoa untuk 300 Orang Tiap Malam
Tulisan selanjutnya Umat Islam Balikpapan Gelar Qunut dan Shalat Gaib

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?