Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Makin Mesra, Presiden Syiah Iran Beri Uang ke RS Yahudi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Februari 2014 23:56 11:56 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Februari 2014 23:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Saudara laki-laki presiden Iran hari Kamis (6/2/2014) mendatangani satu-satunya rumah sakit Yahudi di ibukota Teheran untuk mengantarkan hadiah kejutan berupa donasi dan menyampaikan pesan bahwa Kementerian Kesehatan akan memberikan perhatian lebih kepada rumah-rumah sakit yang melayani warga Kristen dan Yahudi Iran.

“Kami sangat senang,” kata seorang perawat lewat sambungan telepon dikutip NY Times. “Ini pertanda baik.”

Rumah sakit itu, yang bernama RS Dr Sapir dan Pusat Amal, menerima dana US$400.000 dari pemerintah Presiden Rouhani, lapor kantor berita semi resmi Mehr. Sebuah sumber Iran lainnya, situs semi resmi Tabnak, mengatakan bahwa jumlahnya US$200.000 dan pemberian uang kedua dengan jumlah yang sama akan segera dikirimkan.

Dilansir Tabnak, saudara laki-laki presiden Iran, Hossein Fereydon –yang memakai nama belakang asli keluarga Rouhani– mengatakan, “Pemerintah kami bermaksud untuk menyatukan seluruh kelompok etnis dan agama, oleh karena itu kami membantu Anda.”

Pemberian uang kepada rumah sakit itu itu dilakukan setelah tim sosial media Rouhani sebelumnya mengucapkan selamat hari raya Rosh Hasana kepada Yahudi di seluruh dunia pada bulan September lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Rangkul Yahudi

Di Iran sejak dulu Yahudi diakui secara resmi sebagai etnis minoritas. Iran merupakan rumah bagi sebagian besar Yahudi di Timur Tengah, meskipun jumlahnya sekarang berkurang karena banyak yang pindah ke Israel atau negara lainnya seperti Amerika Serikat.

Sejak menjabat bulan Agustus 2013, Rouhani melakukan pendakatan yang berbeda terhadap Yahudi, Amerika Serikat dan sekutunya. Berbeda sama sekali dengan pendahulunya Mahmud Ahmadinejad, yang tidak pernah melewatkan kesempatan untuk mengkritik Israel dan mengingkari holocaust.

Tidak seperti Ahmadinejad, Rouhani jarang menyebut Yahudi dan holocaust. Namun dia terang-terangan mengajak para pemimpin Yahudi ke Amerika Serikat guna melobi Washington agar mau meringankan sanksi ekonomi atas Iran. Sebagaimana diketahui, dunia politik dan dunia usaha Amerika Serikat dikuasai oleh orang-orang Yahudi dan sekutunya. Lobi itu sepertinya berhasil. Seperti diberitakan sebelumnya, Amerika Serikat mulai mencairkan uang hasil penjualan minyak Iran.

“Kita dapat melihat jelas bahwa Rouhani berusaha mengambil jarak dari kebijakan menyangkal holocaust Ahmadinejad,” kata Farshad Ghorbanpour seorang analis politik yang dekat dengan pemerintah.

Saat Konferensi Keamanan Munich akhir Januari kemarin, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menyampaikan dalam sebuah wawancara bahwa suatu hari Iran bisa jadi mengakui negara Yahudi Israel.

“Setelah masalah dengan Palestina selesai, kondisi-kondisi yang memungkinkan untuk mengakui negara Israel akan ada,” kata Zarif kepada televisi Jerman, Phoenix.

Dalam pidato di konferensi itu, Zarif juga mengatakan bahwa holocaust sangat keji dan tidak boleh terjadi lagi.

Hari Kamis (6/2/2014) Zarif menyangkal pernyataan-pernyataan tersebut yang dikaitkan kepadanya. Tetapi dia tidak menyangkal soal komentarnya tentang holocaust.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua Parlemen Denmark akan Kunjungi Jalur Gaza
Tulisan selanjutnya Yayasan Baitul Maqdis dan PII Bekasi Bagi-bagi Buku “Ada Pemurtadan di Valentine’s Day”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?