Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Dukung Pemerintahan Iraq Pimpinan PM Haider Al-Abadi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 September 2014 11:29 11:29 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 September 2014 11:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah baru Iraq tidak membuang waktu untuk mulai bekerja setelah pengangkatan Haider Al-Abadi sebagai perdana menteri baru menggantikan Nuri Al-Maliki.

Parlemen Iraq telah menyetujui jajaran menteri dalam kabinetnya, meskipun Abadi masih minta tambahan waktu untuk memilih menteri pertahanan dan menteri dalam negeri.

Politisi Syiah yang kini sudah digeser kedudukannya dari jabatan perdana menteri, Nuri Al-Maliki, menjadi salah satu dari dua orang wakil presiden seremonial. Abadi sendiri memilih seorang politisi Kurdi dan seorang politisi Muslim sekuler untuk menjadi wakilnya.

Amerika Serikat, yang dulu menaikkan Nuri Al-Maliki ke kursi kepemimpinan Iraq, setelah menggulingkan rezim Saddam Hussein dan menyerahkan Saddam kepada politisi dan tokoh Syiah yang kemudian menggantungnya hingga mati, menyatakan dukungannya untuk PM Abadi.

“Guna mengatasi perbedaan etnis dan sektarian, parlemen Iraq menyetujui sebuah pemerintahan baru dan inklusif, yang berpotensi untuk menyatukan seluruh perbedaan dalam masyarakat Iraq, demi sebuah negara Iraq yang kuat, Iraq bersatu dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk membangun masa depan yang diharapkan dan layak didapatkan seluruh rakyat,” kata Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry dikutip Euronews (9/9/2014).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Amerika mengatakan berharap kesepakatan politik yang baru ini dapat lebih efektif menjalin persatuan Iraq. Pada saat yang sama, Amerika berharap pemerintahan baru Iraq dapat mengerahkan tentara untuk membantu pasukan Kurdi, Peshmerga, untuk berbuat lebih jauh daripada hanya sekedar menahan serangan ISIS/ISIL, dan maju melancarkan serangan untuk merebut kembali wilayah utara dan barat Iraq yang dikuasai kelompok bersenjata itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kematian di Rumah Lebih Banyak Dibanding dalam Perang
Tulisan selanjutnya Pria Penghina Nabi itu “Mewek” Saat Hakim Menjatuhkan Hukuman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?