Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Stallone dan Schwarzenegger Ajak Hollywood Bantu Teroris

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 November 2014 18:44 6:44 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 November 2014 18:44
Bagikan
Sylvester Stallone (kiri) dan Arnold Schwarzenegger
Bagikan

Hidayatullah.com | SahabatAlaqsha.com–John Wight, penulis dan komentator spesialis geopolitik asal Inggris, memaparkan pandangannya tentang “keterlibatan” aktor Hollywood dengan gerombolan bersenjata Zionis yang menyebut dirinya IDF (‘israel’i Defence Force). Artikel Wight diterbitkan kantor berita Russia Today (12/10/2014).

Arnold Schwarzenegger dan Sylvester Stallone telah lama meraih kesuksesan dalam karir mereka di Hollywood dengan memainkan peran di film laga yang membunuh orang dengan kejam dan tanpa pandang bulu. Gerombolan bersenjata Zionis IDF pun melakukan hal yang sama.

Schwarzenegger dan Stallone terang-terangan mendukung gerombolan IDF dengan mengadakan pagelaran besar di Beverly Hills untuk menggalang dana bagi kelompok teroris itu.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Friends of the IDF cabang Los Angeles. Para artis Hollywood yang sudah biasa mendukung Zionisme pun turut hadir memeriahkan acara tersebut, seperti Barbara Streisand, Pamela Anderson, Ricky Martin dan artis Hollywood lainnya. Acara tersebut berhasil meraup sumbangan sebesar USD 33 juta. Itu merupakan rekor sumbangan terbesar untuk tahun ini dan kabarnya USD 10 juta disumbangkan oleh pemilik Oracle Larry Ellison.

Peluru Artis untuk Teroris

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Anda dapat membeli peluru yang banyak dengan uang tersebut, sebagaimana yang IDF gunakan dalam serangan terakhir ke Jalur Gaza. Menurut PBB, operasi Protective Edge selama 50 hari menyebabkan 2.189 warga Palestina tewas, termasuk 1.486 penduduk sipil dan 513 di antaranya anak-anak. Sekitar 72 warga ‘‘israel’’ juga tewas, yakni 66 tentara dan enam warga sipil.

Serangan teroris Zionis ‘‘israel’’ begitu ganas karena mereka juga menyerang sekolah milik PBB dan semua tempat warga berkumpul untuk berlindung, masjid, dan permukiman warga. Hal itu kian menguatkan desakan kepada PBB untuk melakukan investigasi mengenai kemungkinan IDF telah melakukan kejahatan perang.

Tak hanya itu, setiap hari penjajah Zionis ‘‘israel’’ juga melakukan penjajahan dan pelanggaran hukum internasional di Tepi Barat. Yakni, mereka berusaha “menghabisi” warga Palestina demi memudahkan pembangunan permukiman Yahudi.

Menurut John Wight, “Para artis itu bertingkah seolah-olah Gaza berada di planet lain. Sangat tidak masuk akal. Mereka minum alkohol dan berfoto ria untuk acara sumbangan kepada organisasi yang sudah banyak membuat lelaki, perempuan, bahkan anak-anak cacat selamanya.”

Pada Agustus 2014, ketika kejahatan agresi militer Zionis atas Gaza berlangsung, Arnold dan Sylvester termasuk dari 200 penanda tangan surat terbuka yang mendukung aksi penyerangan ‘‘israel’’ dengan dalih mempertahankan diri. Mereka mengatakan sedang memperjuangkan perdamaian. Padahal, peluru IDF, tank, dan rudal meluluhlantakkan Gaza.

Pernah Mengidolakan

Menurut John Wight, saat dirinya remaja, ia pernah mengidolakan Arnold. Wight menulis, “Ketika Anda membayangkan tentang orang Amerika maka bayangan tersebut tidak jauh dari sosok seperti Arnold. Dia mempersembahkan kesungguhan, menggambarkan kekuatan lelaki sejati, kehebatan dan ambisi buta yang membuat orang berpikir bahwa orang Amerika itu seperti dia.”

Masih tulisan Wight, sesungguhnya, impian Amerika dan Arnold, semua itu bohong. Mereka merupakan gambaran yang bertentangan dengan kenyataan. Dalam soal impian Amerika, nyatanya saat ini masyarakatnya runtuh di bawah ketidakadilan, kemiskinan massal, rasisme, dan putus asa. Sementara dalam kasus Arnold, realitanya dia adalah orang tua yang memalukan.

“Saya masih ingat saat ia kembali terpilih sebagai Gubernur California pada tahun 2003,” tulis Wight, “Ketika itu saya telah mengalami perubahan dari apa yang saya pikirkan saat remaja.”

Salah satu hal pertama yang Schwarzenegger lakukan sebagai gubernur adalah menolak permohonan grasi dalam kasus San Quentin atas terpidana mati Kevin Cooper yang buktinya masih tidak jelas.

Saya, kata Wight, ingat ketika ikut berdemo di luar rumah Schwarzenegger -dengan jumlah demonstran yang sangat banyak- untuk memprotes keputusannya menolak sidang grasi.

Pada tanggal 4 Februari 2004, eksekusi dihentikan empat jam sebelum pelaksanaan. Karena, Mahkamah Agung AS mengajukan banding yang ke sembilan kali dan kembali mengirim kasus itu ke hakim federal. Mereka menemukan informasi baru yang menunjukkan cacatnya bukti dari jaksa yang menuduh Cooper sebagai dalang pembunuhan empat orang.

Arnold sebagai Gubernur California, sama cacatnya dengan teroris Zionis yang didukungnya.*

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelyahudiZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya The New York Times akan Coba Terbit dalam Bahasa Arab
Tulisan selanjutnya Indonesia Peringkat 8 Perbudakan Modern

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?