Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

ISIS/ISIL Minta Tawanan Jepang Ditukar dengan Wanita Ini

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Januari 2015 06:27 6:27 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Januari 2015 06:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kelompok ISIS/ISIL dikabarkan meminta pembebasan seorang wanita yang ditahan di Yordania sebagai ganti pembebasan seorang warga Jepang yang ditawannya, setelah kelompok itu diduga kuat membunuh seorang warga Jepang lainnya.

Dalam rekaman video yang diunggah ke internet Sabtu malam (24/1/2015), –yang secara umum kelihatan kredibel– Kenji Goto wartawan lepas yang diculik ISIS/ISIL di Suriah tahun lalu tampak memegang foto mayat Haruna Yukawa.

Dalam rekaman itu Goto mengatakan ISIL meminta seorang narapidana dibebaskan sebagai ganti pembebasan dirinya.

“Mereka hanya menuntut pembebasan saudara perempuannya yang dipenjara Sajida Al-Rishawi. Sederhana saja. Kalian berikan Sajida dan saya akan dibebaskan,” kataGoto dikutip Aljazeera.

Rishawi, yang sekarang diduga berusia 40an tahun, ditahan pihak berwenang Yordania sejak 2005 dan tidak terlihat mata publik sejak sekitar sembilan tahun terakhir.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia ditahan dan kemudian divonis hukuman mati dengan tuduhan konspirasi melakukan aksi terorisme, setelah tiga bom meledak di Hotel Radisson SAS di ibukota Amman pada Nopember 2005.

Rishawi ditangkap 4 hari setelah serangan itu, yang menewaskan suaminya Ali Hussein Al-Shammari dan dua orang Iraq lainnya karena meledakkan diri.

Dalam pengakuannya di bawah sorotan kamera televisi, Rishawi mengaku percobaan bom bunuh dirinya di sebuah acara resepsi pernikahan gagal. Tidak kurang dari 60 orang tewas dalam peristiwa itu.

Al-Qaidah di Iraq, pendahulu ISIS/ISIL, mengaku sebagai pihak yang bertanggungjawab atas serangan bom bunuh diri itu lewat sebuah pernyataan yang dimuat dalam website yang biasa dipakai kelompok bersenjata tersebut.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe hari Ahad (25/1/2015) menyebut eksekusi oleh ISIS/ISIL yang diduga kuat atas Yukawa sebagai tindakan keterlaluan dan tidak dapat dimaafkan. Dia menuntut pembebasan segera Goto.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hepy Trenggono: Pembangunan Karakter Telah Dilupakan Partai Politik
Tulisan selanjutnya Meski Pendirinya Mundur, Demonstrasi Anti-Islam PEGIDA Jalan Terus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah

Berita
12 September 2026 09:43
Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

Terbaru

  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
  • Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?