Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ex Mata-Mata Rusia Alexander Litvinenko Tewas dalam Upaya Pembunuhan Ketiga

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Januari 2015 23:59 11:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Januari 2015 22:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Bekas mata-mata Rusia Alexander Litvinenko diyakini berhasil selamat dari dua upaya pembunuhan, sebelum akhirnya tewas diracun di London.

Laporan investigasi BBC meneliti jejak radioaktif yang menunjukkan bahwa mantan agen intelijen Rusia itu tewas dalam upaya pembunuhan ketiga kalinya, lansir Euronews (27/1/2015).

Sementara itu koran Inggris Daily Telegraph mengatakan bahwa intelijen Amerika Serikat memiliki bukti Rusia terlibat dalam kematiannya dan Litvinenko itu kala itu sedang menyellidki keterkaitan antara Vladimir Putin dengan para bos kriminal.

Sebuah penyelidikan sebelumnya mengungkapkan bahwa Litvinenko bekerja untuk intelijen Inggris MI6.

Sekarang penyelidikan publik atas kasus kematian Litvinenko di tahun 2006 telah dibuka, yang mana hal itu diperintahkan tahun lalu oleh pemerintah Inggris yang sebelumnya menolak ide tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Diketuai oleh Sir Robert Owen, tim penyelidik akan mencaritahu peran Rusia dalam kematian Litvinenko.

Pria berusia 43 tahun itu jatuh sakit setelah bertemu dengan dua agen Rusia, Andrei Lugovoy dan Dmitry Kovtun di Hotel Millenium di pusat kota London. Dia meninggal tiga pekan kemudian.

Polisi Inggris mengatakan Litvinenko meminum radioaktif polonium dari secangkir teh.

Kejaksaan Inggris kemudian mengatakan bahwa terdapat cukup bukti untuk menuntut dua mantan agen KGB yang ditemui Litvinenko dengan pembunuhan.

Sementara Litvinenko sendiri menyalahkan Rusia, ada teori lain tentang siapa pembunuhnya. Ada yang berpendapat pembunuhnya adalah pemerintah Inggris, atau temannya bekas pembesar Rusia Boris Berezovsky. Ada pula yang menduga Litvinenko tidak sengaja membunuh dirinya ketika menyelundupkan barang berbahaya itu, atau bahkan dia sengaja bunuh diri.

Rusia selalu membantah tuduhan keterlibatannya.

Janda Litvinenko, Marina, terus mengupayakan penyelidikan publik atas kematian suaminya dan meminta seluruh bukti yang ada dibeberkan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jual Gambar Pelecehan Anak, Amazon Jepang Digrebek
Tulisan selanjutnya Pesawat NATO Jatuh Sedikitnya 11 Prajurit Tewas di Spanyol

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?