Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bulan September Sharia Watch akan Pamerkan Kartun Nabi Muhammad di London

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Juli 2015 15:27 3:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Juli 2015 06:19
Bagikan
Salah satu demonstrasi anti-syariah di Inggris.
Bagikan

Hidayatullah.com—Organisasi-organisasi Muslim di Inggris mengecam rencana sebuah kelompok anti-syariah, Sharia Watch, akan menggelar pameran kartun Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wasallam pada bulan September mendatang.

Azad Ali dari Muslim Safety Forum di London, hari Jumat (3/7/2015) mengatakan kepada Aljazeera bahwa pameran “Muhammed Cartoon Exhibit” yang akan digelar Sharia Watch merupakan sebuah upaya untuk melecehkan toleransi Muslim Inggris, dan menyebut tindakan itu sebagai upaya murahan untuk menciptakan disharmoni di Inggris.

Menurut Ali kelompok anti Islam itu terus berupaya sebisa mereka untuk menguji kesabaran umat Islam dan mencoba memancing reaksi Muslim, serta mencari-cari cara guna mendapatkan justifikasi untuk menjelek-jelekkan Muslim.

Pameran itu rencananya akan menghadirkan politisi rasis anti-Islam Belanda, Geert Wilders.

Berbicara kepada Aljazeera, Miqdad Versi yang merupakan asisten sekjen Muslim Council of Britain mengatakan pameran yang akan digelar itu menunjukkan bahwa islamophobia sudah diterima secara sosial (dianggap bisa saja, tidak masalah, oleh masyarakat) di Inggris.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sharia Watch yang berbasis di London hari Selasa lalu (30/6/2015) mengatakan bahwa acara itu digelar untuk menghormati orang-orang yang “mengambil resiko untuk membela kebebasan berekspresi dan mereka yang telah terbunuh demi kepentingan tersebut.”

Namun menurut sejumlah kalangan kartun Nabi Muhammad tidak ada urusannya atau kaitannya dengan kebebasan berbicara atau berekspresi.

Bulan Juni lalu, Jordan Denari, seorang research fellow di Georgetown University’s Center for Muslim-Christian Understanding, mengatakan bahwa penyebaran kartun Nabi Muhammad itu hanya berkontribusi pada “suasana ketakutan yang ada saat ini di mana Muslim dipandang sebagai ancaman, sebuah iklim yang membahayakan Muslim di negara Barat.”

Kartun nabi itu, kata Denari, “merupakan stereotipe terburuk tentang Muslim. Hampir semua kartun yang ditampilkan dalam kontes Garland menggambarkan Muhammad secara negatif, menunjukkan nabi itu sebagai orang yang kejam, terbelakang, gila seks, dan tidak toleran terhadap non-Muslim.”

Belum lama ini Geert Wilders memanfaatkan jam tayang partainya di stasiun televisi publik Belanda untuk menampilkan kartun Nabi Muhammad.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serang Masjid dan Desa Boko Haram Bunuh Ratusan Orang
Tulisan selanjutnya Marak Propaganda LGBT di Facebook, Daud Rasyid: Jaga Keluarga Kita

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?