Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengungsi Suriah dan Afghanistan Bentrok di Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Oktober 2015 07:14 7:14 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Oktober 2015 07:14
Bagikan
Salah satu tempat penampungan migran pencari suaka di Jerman.
Bagikan

Hidayatullah.com—Sekitar 200 pengungsi dari Suriah dan Afghanistan bentrok di tempat penampungan migran di kota Hamburg, Jerman, untuk yang ketiga kalinya dalam pekan ini, sehingga beberapa orang luka, kata pihak kepolisian hari Kamis (1/10/2015).

Lima puluh anggota kepolisian dikerahkan untuk meredakan tawuran massal, yang berawal dari perselisihan di kamar mandi, lapor koran lokal Morgenpost dilansir AFP.

Dua kelompok pengungsi itu saling serang dengan menggunakan tongkat-tongkat besi, furnitur dan batu, lapor kantor berita Jerman DPA, mengutip petugas emergency di kota pelabuhan tersebut.

Pihak kepolisian mengatakan beberapa orang terluka dan sejumlah orang ditangkap, tanpa menyebutkan angkanya.

Jerman merupakan negara tujuan utama bagi orang-orang yang pergi meninggalkan negeri mereka untuk menyelamatkan diri dari perang dan kemiskinan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Relawan pemberi bantuan memperingatkan bahwa konflik mudah tersulut di kalangan pengungsi, terutama laki-laki, yang harus berbagi tempat di ruang terbatas dan penuh sesak, sementara mereka tidak memiliki bahasa sama yang dapat dimengerti untuk meredam perselisihan harian.

Tempat penampungan pengungsi di kota Hamburg itu merupakan bangunan besar yang dulunya dipakai sebagai gudang. Sekarang tempat itu menampung tidak kurang dari 800 jiwa, di mana orang-orang yang datang belakangan tidur di kasur di luar bangunan.

Dalam bentrokan sebelumnya di Jerman, 14 orang mengalami luka pada hari Ahad lalu, di sebuah penampungan pengungsi di kota Kassel. Ketika itu 70 orang asal Pakistan bentrok dengan 300 migran Albania.

Pada hari Selasa kemarin, puluhan orang Suriah dan Pakistan datang dan bentrok di sebuah penampungan migran di timur kota Dresden.

Menurut pemerintah negara bagian di selatan Jerman, Bavaria –yang merupakan pintu masuk utama migran ke Jerman– selaa bulan September saja para pencari suaka yang masuk ke Jerman mencapai 280.000 orang. Angka itu melebihi total tahun lalu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rela Dipenjara, Asal Saudara Tak Berkhianat
Tulisan selanjutnya Universitas Kairo Larang Staf Akademik Bercadar di dalam Kelas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?