Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mesir Banjiri Terowongan Gaza Air Laut, Puluhan Pekerja Selamat dari Kematian

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Desember 2015 12:23 12:23 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Desember 2015 12:23
Bagikan
Tentara Mesir memeriksa sebuah gua di Rafah, sepanjang perbatasan Gaza, pada November 2014
Bagikan

Hidayatullah.com–Dinas pertahanan sipil Gaza kerepotan menyelamatkan 21 orang setelah terowongan tempat lalu-lintas kebutuhan pokok di dekat Rafah dibanjiri oleh air laut oleh militer Mesir.

Para penolong Palestina telah menyelamatkan sekelompok penggali yang terjepit dibawah tanah setelah Mesir membanjiri terowongan tempat mereka berada dengan air di dekat Rafah pada Selasa pagi.

Tujuh orang dari mereka telah diselamatkan oleh Pertahanan Sipil Gaza sesaat setelah terowongan dibanjiri dengan air laut.

Setelah robohnya terowongan yang mencoba mereka perbaiki di Rafah, selatan Gaza, 21 pekerja selamat dari kematian. 14 pekerja lainnya ditemukan selamat kemudian.

Dinas Pertahanan Sipil Gaza mengatakan bahwa kelompok penggali berada di dekat pintu terowongan yang dibanjiri dan memutuskan untuk melarikan diri ke terowongan lain ketika terowongan tersebut runtuh. Para pekerja kemudian membuat jalan untuk kembali ke perbatasan Rafah Palestina.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagaimana diketahui,  hari Senin, Mesir menghancurkan 20 terowongan sebagai alas an  menjaga Mesir dan perbatasannya dari “serangan teroris” di Gurun Sinai, yang telah menyebabkan kematian lusinan prajurit Mesir, demikian dikutip laman middleeasteye.net.

Sejak blokade yang dilakukan Zionis-Israel-Mesir atas Gaza dimulai 8 tahun lalu, banyak terowongan telah dibuat sebagai  penyambung hidup 1,8 juta penduduk pesisir pantai.

Bahan dasar untuk pembangunan dan bahan makanan telah diselundupkan melalui terowongan-terowongan tersebut.

Namun pasca serangan Gaza tahun 2014, pasukan  Mesir justru melancarkan menghancurkan terowongan-terowongan.

“Terowongan-terowongan tersebut merupakan pintu bagi terorisme dan bantuan luar terorisme yang dari Gaza menuju Sinai,” kata Mayor Jenderal Mesir Khalid Okasha pada saat itu.

Pada Jum’at (11/9) lalu militer Mesir mulai memompa air laut dalam jumlah besar melalui pipa-pipa yang sudah dipasang sebelumnya di sepanjang perbatasan antara Jalur Gaza dan Mesir, sebagai upaya untuk menghancurkan terowongan-terowongan Palestina di bawah perbatasan dengan menggenanginya.

Sebelumnya Otoritas Air di Jalur Gaza, dalam pernyataan dikutip PIC, Sabtu (19/09/2015), mengatakan gelontoran air laut dalam jumlah besar yang dilakukan militer Mesir di bawah perbatasan Palestina-Mesir untuk menghancurkan terowongan-terowongan, telah menyebabkan longsor besar pada tanah.

Langkah militer Mesir ini dinilai telah menjerumuskan penduduk desa daerah perbatasan tersebut pada bahaya. Otoritas Air di Gaza menyatakan air laut yang digelontorkan militer Mesir telah menyebabkan peningkatan tingkat keasinan tanah sehingga menyebabkannya tidak layak untuk ditanami.

Otoritas Air Gaza juga mengingatkan bahwa gelontoran di terusan-terusan air pada perbatasan dengan Jalur Gaza, menghancurkan keamanan air dan pangan.

Bulan Oktober tahun lalu, otoritas Mesir juga mendirikan sebuah zona bersih terowongan di pagar perbatasan dengan Jalur Gaza, tepatnya di Kota Rafah.

Zona penyangga yang luas nya 8,5 mil dibuat sepanjang perbatasan  Mesir-Gaza  dan tentara Mesir meletakkan pipa air berukuran besar di sepanjang perbatasan untuk membanjiri terowongan-terowongan dengan air laut.

Langkah Mesir ini dipuji pihak Zionis-Israel. Pimpinan Angkatan Bersenjata Israel memuji upaya yang dilakukan pihak Kairo untuk menghancurkan terowongan-terowongan Palestina di perbatasan Rafah dengan istilah, ‘pelayanan yang tidak ternilai harganya’.

Sejak Presiden Abdel Fatah Al-Sisi berkuasa, militer Mesir terus melancarkan operasi pencarian dan penghancuran terowongan buatan warga Gaza untuk menghubungkannya dengan Mesir. [Baca: Rezim Mesir Terus Lancarkan Penghancuran Terowongan Gaza]

Tahun 2014, jumlah terowongan yang dihancurkan sudah tercatat 1.820 buah.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:air lautMesirPresiden Abdel Fatah al Sisiterowongan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemimpin Kurdi Iraq akan Ke Turki Bicarakan Koordinasi Anti-ISIS
Tulisan selanjutnya Mengenang Prof. Dr. Muhaimin MA

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?