Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bangladesh Larang Peace TV Zakir Naik

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Juli 2016 11:10 11:10 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Juli 2016 11:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Bangladesh memerintahkan Peace TV, sebuah lembaga penyiaran Islam yang sangat populer, untuk berhenti bersiaran di negaranya dan meminta agar sekolah-sekolah melaporkan siswanya yang hilang, lapor AFP.

Tindakan itu diambil setelah muncul kabar bahwa para pelaku serangan mematikan di ibukota Dhaka pekan lalu adalah penggemar dari siaran televisi itu, dan beberapa di antaranya ternyata mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi ternama yang menghilang sejak beberapa bulan silam.

Sebuah komite kabinet Bangladesh memutuskan untuk melarang Peace TV di negara itu, kata Menteri Informasi Hasanul Haq Inu kepada para wartawan hari Ahad (10/7/2016).

Stasiun televisi Peace TV dikelola oleh tokoh Muslim terkemuka asal India, Zakir Naik. Siaran televisi yang sering menampilkan pendiri dan presiden Islamic Research Foundation (IRF) yang berbasis di Mumbai itu diudarakan dari Dubai.

Tiga dari tersangka pelaku serangan dan penyanderaan di sebuah kafe di Dhaka pekan lalu, di mana pelaku membunuh 20 sandera termasuk orang asing, diketahui merupakan pelajar sekolah dan universitas ternama di Bangladesh dan berasal dari keluarga berada.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang pelaku lain dalam serangan teror di bagian utara Bangladesh hari Kamis pekan lalu yang menewaskan sedikitnya tiga orang, juga diidentifikasi sebagai mahasiswa sebuah universitas ternama.

Setelah fakta itu terungkap, Menteri Pendidikan Nurul Islam Nahid mengatakan sekolah-sekolah mulai sekarang harus memberikan laporan tentang siswanya yang tidak hadir selama 10 hari atau lebih.

Polisi mengatakan kedua serangan dilakukan oleh kelompok militan lokal, meskipun banyak suara menyebutkan serangan dilakukan oleh kelompok ISIS.

Asisten Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Nisha Biswal hari Ahad (10/7/2016) terbang dari Washington menuju Dhaka untuk membahas masalah keamanan dengan Menteri Luar Negeri Mahmood Ali.

Dalam pernyataannya, Kedutaan AS di Bangladesh mengatakan pejabat Amerika itu menawarkan keahlian kemampuan pemerintahnya dalam menangani masalah terorisme.

“Kami akan terus memberikan bantuan dalam memerangi ancaman global terorisme yang dihadapi oleh kedua negara,” kata Biswal.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kunjungi Penjajah Israel, Menlu Mesir Serukan Solusi Dua Negara
Tulisan selanjutnya Ustad Joban, Imam Indonesia di Amerika Serikat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat

Berita
13 Juni 2026 13:44
Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Terbaru

  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
  • Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?