Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mayoritas Warga Inggris Menolak Referendum Kedua Penentuan Brexit

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Juli 2016 06:48 6:48 am
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Juli 2016 06:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Walaupun banyak orang terkejut –termasuk politisi dan warga pendukung Brexit– dengan hasil referendum bulan Juni kemarin yang memutuskan Inggris keluar dari Uni Eropa, dan banyak kalangan menilai Inggris tidak siap meninggalkan UE, namun jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa mayoritas warga Inggris tidak ingin ada referendum kedua untuk memastikan keputusan tersebut.

Dilansir Reuters, sebuah survei oleh ComRes untuk koran Sunday Mirror dan Independent yang dirilis hari Sabtu (16/7/2016) mendapati bahwa 57 persen responden mengatakan tidak mendukung referendum Brexit kedua. Hanya 29 persen yang mendukung referendum Brexit digelar lagi.

Sebanyak 46 persen berpendapat Theresa May, eks menteri dalam negeri yang menggantikan David Cameron sebagai perdana menteri, tidak perlu menggelar pemungutan suara untuk menentukan kebijakannya. Sementara 38 persen berpendapat May perlu mencari sokongan rakyat untuk mendukung programnya membawa Inggris keluar UE.

Sebanyak 52 persen rakyat memilih Inggris keluar dari UE dalam referendum Brexit bulan Juni kemarin, sementara 48 persen memilih agar Inggris bertahan. Hasil tersebut mengejutkan banyak kalangan baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Lebih mengejutkan lagi karena para politisi Inggris yang mendukung kerajaan itu hengkang dari Uni Eropa ternyata tidak memiliki peta arah tujuan ke mana negara itu akan dibawa setelah berhasil keluar dari persekutuan ekonomi terbesar di dunia tersebut.

Menyusul hasil referendum, David Cameron yang menginginkan Inggris tetap menjadi anggota UE, memilih mundur dari jabatan perdana menteri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Theresa May, yang mengambil estafet kepemimpinan dari Cameron pekan lalu, telah memutuskan bahwa tidak akan ada referendum kedua, sebab jika hasil referendum Juni menyatakan “Brexit, maka artinya Brexit,” Inggris harus keluar dari Uni Eropa.

Partai berkuasa saat ini, Partai Konservatif, yang menang tipis dalam pemilihan umum 2015, serta PM Theresa May mengatakan tidak akan ada pemungutan suara rakyat lagi sampai tahun 2020.

Dalam jajak pendapat yang dilakukan pada 13-15 Juli 2016, ComRes mewawancarai 2.097 orang dewasa secara online.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aktor Keamanan Nasional Terbelah, Kudeta Turki Gagal
Tulisan selanjutnya Belum Ada WNI Jadi Korban, Indonesia Kecam Teror di Nice

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?