Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Masjid-Masjid di Moroko Ikut Melawan Perubahan Iklim

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 November 2016 14:17 2:17 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 November 2016 14:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Moroko telah mulai memasangkan energi yang dapat diperbarui pada 600 masjidnya, menggantinya dengan lampu hemat LED, listrik fotovoltaik, dan pemanas air solar.

Rencana awalnya akan selesai pada awal 2019, disusul dengan pemasangan pada sisa masjid yang terdaftar di negara itu — jumlah keseluruhannya 15.000.

Tujuan proyek itu ialah untuk menggunakan masjid sebagai titik awal dalam meningkatkan kesadaran energi bersih dan contoh penggunaan energi yang dapat diperbarui di antara fasilitas-fasilitas publik.

Masalah perilaku

“Masjid bukanlah pengguna listrik yang besar: masih ada lampu-lampu, pemanas air. Yang kami ingin lakukan ialah memberi informasi pada orang-orang,” Said Mouline, direktur Badan Nasional Pengembangan Energi Ramah Lingkungan dan Efisiensi, mengatakan pada CNN, Jumat (18/11/2016).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Efisiensi energi bukan hanya masalah teknologi, itu juga masalah perilaku.”

Mouline berharap bahwa dengan bantuan imam dan ulama di masjid-masjid, orang-orang akan menerapkan apa yang mereka pelajari untuk mengurangi tagihan energi listrik mereka di rumah.

“Masalah utama dalam energi ramah lingkungan ialah investasi awal, dan hanya orang-orang kaya yang dapat memenuhi hal itu. Untuk membantu orang-orang yang tidak mampu membiayai penggantian ini, kami menawarkan 10 juta lampu hemat energi pada keluarga-keluarga dan hanya membebankan biaya pemasangan melalui tagihan listrik, yang juga akan berkurang karena lampu-lampu yang digunakan lebih hemat energi.”

Kerjasama dengan Jerman

Rencana itu digagas pada 2014 dengan kerjasama antara institusi Moroko dan GIZ, sebuah perusahaan Jerman yang berfokus dalam pengembangan internasional.

Anggaran fase awal ini berjumlah 5 juta euro (sekitar 5,4 juta dollar), dengan institusi penyedia layanan Moroko yang menanggung biaya pemasangan dan nantinya menerima keuntungan dari penghematan yang dapat dicapai. GIZ memperkirakan bahwa kontrak awal tersebut akan menciptakan 130 lapangan kerja, dengan potensi yang semakin besar seandainya program tersebut diperluas.

Yang berarti mitra Jerman hanya menyediakan dukungan teknologi, daripada kesempatan investasi bagi perusahaan-perusahaan non-Moroko.

Semua bangunan pemerintah

“Pada 2011, Moroko mengembangkan integrasi berkelanjutan dalam konstitusinya, berisi tiga pilar: perlindungan lingkungan, kebijakan ekonomi, dan mempertimbangkan perubahan iklim sebagai sebuah ancaman struktural bagi Moroko,” Hakima El Haité, Menteri Energi, Pertambangan, Air dan Lingkungan Moroko mengatakan pada CNN.

Salah satu target pemerintah ialah agar semua bangunan negara menggunakan energi ramah lingkungan pada 2030.

“Masjid ‘ramah lingkungan’ merupakan contoh sempurna apa yang kami sedang lakukan dengan semua institusi. Kami memulai dengan masjid karena, seperti gereja atau institusi keagamaan lainnya, mereka dapat memainkan peran yang sangat penting dalam hal edukasi.”

Moroko telah berusaha keras menerapkan perkembangan berkejanjutan sejak diubahnya konstitusi negara itu, dan saat ini dianggap sebagai percontohan dalam melawan perubahan iklim.

El Haité percaya bahwa agama, juga, dapat menawarkan cara baru untuk menyampaikan maksud dari pemerintah itu.

“Di dunia, 85 persen orang-orang menyatakan memiliki agama, yang berarti bahwa 85 persen dari populasi dunia mempunyai kesempatan untuk mendengar tentang perubahan global ketika mendatangi tempat ibadah, memberi kami sebuah alat yang dalam memberikan kesadaran akan perubahan iklim.” */Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:marokoMasjid di Marokoperubahan iklim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Enam Alasan Kenapa Ahok Harus Ditahan Polisi
Tulisan selanjutnya Komandan Hizbullah Tewas, Tandai 40 Tentara Bayaran yang Terbunuh Sejak 1 November

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Berita
12 Juni 2026 21:12
Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?